Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dosen MNC University Jadi Dosen Penguji Sidang Terbuka Promosi Doktor di ISI Bali
Advertisement . Scroll to see content

Tak Lulus SNBT 2023? Ini Tips Bangkit dari Dosen Psikologi

Sabtu, 24 Juni 2023 - 11:09:00 WIB
Tak Lulus SNBT 2023? Ini Tips Bangkit dari Dosen Psikologi
Ilustrasi pengumuman SNBT 2023 (screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengumuman SNBT telah dirilis pada Selasa (20/6) kemarin. Dari pengumuman itu, 580.635 orang dinyatakan tidak lulus. Agar tidak terpuruk dan putus asa ada beberapa tips untuk bangkit. Apa itu?

Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang, Iswinarti mengatakan pada dasanya banyak calon mahasiswa yang terpukul lantaran mimpinya masuk ke PTN impian tidak terwujud. Bahkan, mereka bisa mengalami stress atau bahkan depresi yang berat.

"Ketika seseorang terlanjur stress saat tidak lulus dalam ujian masuk perguruan tinggi, support system dari keluarga dan teman harus muncul. Hal ini mampu mendukung orang tersebut agar mereduksi penyesalan yang sedang mereka alami," ujar swinarti dikutip Sabtu (14/6/2023).

Untuk itu, peserta yang mengalami stress harus diajak untuk melihat realita yang ada pada saat ini. Biasanya, ketika seseorang bercita-cita tinggi, mereka akan banyak membayangkan kemungkinan-kemungkinan saat sukses nanti. 

“Pada dasarnya bercita-cita setinggi mungkin itu suatu keharusan bagi setiap individu. Akan tetapi juga harus diimbangi dengan kemampuan melihat realita serta apa yang mereka miliki pada saat itu. Sehingga nanti ketika tidak tercapai, mereka bisa mengendalikan diri," tutur dia. 

Tak cuma itu, Iswinarti menjelaskan pada dasarnya saat seseorang sudah berniat mengikuti ujian, mereka juga harus siap dengan dua kemungkinan yang akan didapat, diterima atau ditolak. Jika berhasil, maka hal itu patut disyukuri. 

Namun jika gagal, nilai yang harus ditanamkan adalah kampus tersebut memang bukan jalan mereka. Hal itu juga harus dibarengi dengan kepercayaan dan keyakinan bahwa mungkin ada jalan lain yang sudah disediakan dan lebih baik.

"Misalnya saja, ketika memang ditakdirkan untuk memasuki perguruan tinggi swasta, mereka tidak harus berkecil hati. Karena nantinya, berdasarkan dari pengalaman-pengalaman yang mereka lalui, mereka akan menyadari bahwa dari sekian banyak proses, ini merupakan pilihan terbaik untuk diri mereka masing-masing," ucap dia. 

Sementara itu, ketika seseorang pada awalnya telah menyiapkan diri berusaha, bertawakal, dan menyadari bahwa kegagalan itu pasti ada, mereka dapat belajar menerima keadaan dan menghindari keterpurukan.

“Kita harus mampu menyediakan pilihan kedua dari keinginan kita. Sehingga saat rencana pertama tidak tercapai, kita masih bisa mengusahakn yang kedua. Pun dengan jalan-jalan yang bisa diambil nantinya," ujarnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut