Tak Terjangkau Semua Kalangan, Tarif Tes Swab Akan Distandarisasi
JAKARTA, iNews.id - Tarif tes usap atau swab test untuk Covid-19 masih mahal dan tidak terjangkau masyarakat menengah ke bawah. Untuk itu, pemerintah akan melakukan standarisasi tarif swab test di seluruh rumah sakit (RS), khususnya RS swasta yang mencari banyak keuntungan.
Hal ini disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR dengan agenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian/Lembaga (K/L) tahun 2021.
“Ada beberapa pertanyaan tentang penanganan darurat, tentang swab gratis. Penyelenggaraan testing sudah kita tingkatkan Maret, hanya satu laboratorium Covid tapi sekarang sudah 300 laboratorium dan sebagian didukung barang-barangnya oleh pemerintah sebagian besar oleh BNPB,” kata Plt Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Dody Ruswandi dalam RDP di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Dody menjelaskan, dari 300 laboratoium itu sebagiannya merupakan milik pemerintah pusat, labkesda dan juga RSUD (rumah sakit umum daerah). Dia mengatakan jika melakukan tes Covid-19 di laboratorium tersebut semestinya gratis atau tanpa biaya.
“Apabila kita laksanakan di laboratorium ini mestinya gratis, nggak ada alasan membiayai,” katanya.