Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Mensos Minta Data Warga Miskin Diperkuat
Advertisement . Scroll to see content

Tanggapi Blusukan Risma, Demokrat: Terpenting Bansos Sampai Tanpa Disunat

Kamis, 07 Januari 2021 - 10:57:00 WIB
Tanggapi Blusukan Risma, Demokrat: Terpenting Bansos Sampai Tanpa Disunat
Ilustrasi Pengiriman Bansos (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gaya blusukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di DKI Jakarta kian menjadi sorotan publik. Muncul pro dan kontra dari berbagai kalangan mengenai gaya kepemimpinan mantan Wali Kota Surabaya itu.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Irwan enggan menanggapi soal blusukan Risma, tetapi dia menyarankan agar Mensos Risma lebih fokus bekerja maksimal dalam pembenahan sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) di mana, Mensos sebelumnya tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus pengadaan bansos.

Risma juga perlu mengembalikan trust atau kepercayaan publik terhadap penyaluran bansos ini 

"Terpenting pastikan bantuan sosial Covid-19 bisa sampai ke pintu-pintu rumah rakyat dengan baik dan benar tanpa disunat untuk kepentingan lain," kata Irwan saat dihubungi wartawan, Kamis (7/1/2021).

Namun, Irwan melihat Kementerian Sosial (Kemensos) belum melakukan langkah konkret sampai saat ini untuk menghilangkan kekhawatiran publik akan penyelewengan dana bansos di kemudian hari.

"Potensi kerugian negara akibat penyelewangan bansos ini kan sangat besar, KPK memperkirakan ada potensi kerugian negara senilai Rp228 miliar itu artinya jika dibagi dengan nilai per paket Rp 300.000 maka setara dengan bantuan sosial untuk 760.000 warga penerima bantuan," kata  anggota DPR Fraksi Partai Demokrat itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut