Tekad Prabowo Wujudkan Pemerintahan Probisnis dan Prorakyat Bersamaan

Felldy Utama ยท Kamis, 21 Maret 2019 - 23:40 WIB
Tekad Prabowo Wujudkan Pemerintahan Probisnis dan Prorakyat Bersamaan

Pasangan capres-cawapres 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara deklarasi dukungan Aliansi Pengusaha Nasional untuk Indonesia Menang di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019) malam. (Foto-foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno bertekad mewujudkan pemerintahan yang probisnis dan pro terhadap kepentingan rakyat dalam waktu bersamaan. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara deklarasi dukungan Aliansi Pengusaha Nasional untuk Indonesia Menang di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019) malam.

Dia mengatakan, pengusaha memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Pengusaha adalah ujung tombak kebangkitan ekonomi suatu bangsa. Semakin banyak pengusaha, maka perekonomian akan bergerak. “Sejak lima bulan lalu, terus terang kita berjuang dengan paket hemat,” kata Prabowo yang disambut derai tawa para hadirin.

“Tapi kita berjuang untuk kepentingan rakyat, untuk semua. Kita probisnis, prorakyat. Kenapa? Ujung tombak kebangkitan ekonomi adalah para pengusaha. Saudara-Saudara bayangkan, 1.000 orang pengusaha di sini, kalau punya 100 karyawan, sudah berapa keluarga yang hidup? Akan ada jutaan orang hidup dari perusahaan Saudara,” kata Prabowo disambut tepuk tangan meriah hadirin.

BACA JUGA: Erwin Aksa: 1.000 Pengusaha Nasional Siap di Belakang Prabowo-Sandi 

Mantan pangkostrad itu meyakini, para pengusaha di Tanah Air menjadi saksi betapa dalam lima tahun terakhir kondisi ekonomi Indonesia semakin terjepit. Pemerintah selaku navigator ekonomi nasional telah gagal mewujudkan keskejahteraan untuk rakyat.

“Meski klaim pemerintah menunjukkan angka-angka dan data statistik perekonomian kita tumbuh, tapi data-data dari Bank Dunia dan data pembanding lainnya menunjukkan bahwa perekonomian kita dalam kondisi tidak baik,” ujar Prabowo.

Karenanya, kata dia, setelah dilantik sebagai presiden, dia bertekad memberikan kemudahan bagi para pengusaha dalam negeri. Dengan adanya kemudahan tersebut diharapkan perekonomian Indonesia segera pulih dari keterpurukan.

“Saudara-Saudara, jadi kita butuh banyak orang kaya. Meski saya tidak memiliki gelar ekonomi, saya masih ingat ajaran ayah saya (Soemitro Djojohadikusumo). Salah satu ajaran beliau adalah, tujuan pembagunan ekonomi adalah menciptakan banyak orang kaya. Kalau orang kaya banyak, karyawan hidup semua, ekonomi berputar,” ucap Prabowo.


Editor : Ahmad Islamy Jamil