JAKARTA, iNews.id - PDI Perjuangan membuka peluang koalisi dengan partai lainnya untuk menentukan Cawapres yang mendampingi Ganjar Pranowo. Partai yang sedang dijajaki komunikasinya berasal dari koalisi di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"(Partai) belum punya capres dan juga yang ada di pemerintahan tetapi juga ada rekam jejak sejarah perjuangan bangsa," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam program Talk Politic with Reinhard di iNews TV, Jakarta Pusat, Senin (24/4/2023).
Kewalahan Hadapi Iran, AS Kerahkan Kapal Induk Lainnya ke Timur Tengah
Partai yang dimaksud Hasto di antaranya Partai Golkar, Partai Gerindra, PPP, PAN, PKB dan Partai Perindo. Namun, partai lain yang sudah mengumumkan nama Capres tidak diajak berkomunikasi.
"Kami membuka komunikasi dengan PAN kan sejarahnya 1912 Muhammadiyah preferensi dari teman-teman Muhammadiyah ada dari PAN. 1926 ada NU partainya PKB, PPP kita tidak ada persoalan," kata dia.
Kemudian dengan Partai Golkar dan Partai Gerindra juga memiliki kemungkinan kerja sama.
"Kita bisa bekerja sama dengan Gerindra. Ini adalah contoh aspek historis kita sama-sama berada dalam pemerintah," kata dia.
Semua kemungkinan kerja sama akan dijajaki tapi PDIP tidak ingin koalisi terlalu gemuk.
"Tapi tidak boleh juga dalam kerja sama itu menjadi terlalu gemuk karena apa pun kedaulatan ada di tangan rakyat," katanya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq