Terus Lobi Arab Saudi soal Umrah, Pemerintah Prioritaskan Penanganan Covid-19

Okezone ยท Minggu, 01 Agustus 2021 - 03:32:00 WIB
Terus Lobi Arab Saudi soal Umrah, Pemerintah Prioritaskan Penanganan Covid-19
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi mengatakan pemerintah sepakat memprioritaskan penanganan covid-19 sambil terus melobi pemerintah Arab Saudi. (Foto: Kemenag)

JAKARTA, iNews.id - Arab Saudi segera membuka kembali penyelenggaraan umrah 1443 Hijriah. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus melakukan lobi untuk memberikan kepastian bagi jemaah asal Indonesia.

Namun pemerintah dan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) sepakat untuk mempriotaskan penanganan covid-19 terlebih dahulu.

"Pemerintah dan asosiasi PPIU bersepakat untuk lebih memprioritaskan penanganan covid-19 di dalam negeri sambil menunggu regulasi teknis penyelenggaraan ibadah umrah secara resmi dari Arab Saudi," kata Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi di Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Menurut Khoirizi, Kemenag hari ini menggelar pertemuan daring dengan Kemlu, Kemenhub, Kemenkes, Kemenpar, Polri, KJRI Jeddah serta lembaga negara yang terkait lainnya untuk mendiskusikan penyelenggaraan umrah di masa pandemi dengan asosiasi PPIU. Hadir perwakilan dari Amphuri, Himpuh, Asphurindo, Kesthuri, Sapuhi, Gaphura, Ampuh, dan Asphuri.

"Pertemuan ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyikapi masalah penyelenggaraan umrah di masa pandemi yang berkembang luas di masyarakat dan media sosial," ucap Khoirizi.

Menurut Khoirizi, upaya diplomasi, lobi, dan komunikasi terkait penyelenggaraan umrah terus dilakukan oleh pemerintah, baik Kemenag maupun Kemlu. Terbaru, Kemenag juga telah bertemu Dubes Arab Saudi di Jakarta untuk membahas persoalan ini.

"Namun, saat ini semua negara memang sedang konsentrasi dalam penanganan pandemi, termasuk Indonesia dan Arab Saudi. Dubes Arab Saudi juga mengatakan pihaknya masih memantau perkembangan covid-19," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama