Testing Covid-19 di Indonesia Dinilai Masih Rendah

Harits Tryan Akhmad ยท Sabtu, 24 Oktober 2020 - 03:45 WIB
Testing Covid-19 di Indonesia Dinilai Masih Rendah

Ilustrasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Tercatat hingga Jumat (23/10/2020) total akumulasi sudah 381.910 orang dinyatakan positif Covid-19.

Epidemolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan, meski kasus Covid-19 di Indonesia bertambah setiap harinya belum menandakan Indonesia sudah masuk di masa pandemi.

“Arah Indonesia ke puncak (Pandemi Covid-19) masih jauh ya. Karena juga sulit (ditebak), Indonesia karena cakupan test rendah dan tidak stabil,” kata Dicky saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

Dengan sulit ditebaknya puncak pandemi Covid-19 di Indonesia, menurut Dicky akan memberikan dampak menjadi panjangnya gelombang pertama virus ini.

Di samping itu, Dicky memaparkan bahwa puncak pandemi Covid-19 di Indonesia ditandai dengan meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit.

“Menunggu satu masa lonjakan semua orang ke rumah sakit. Itu yang akhirnya menandai kita bahwa ada di puncak atau mendekati puncak banget, itu berbahaya sekali,” kata Dicky.

Sebagaimana diketahui Satgas Penanganan Covid-19 mencatat pada Jumat 23 Oktober 2020 terdapat penambahan 4.369 kasus sehingga jumlahnya 318.910.

Sedangkan kasus sembuh bertambah 4.094 sehingga akumulasinya mencapai 305.100. Adapun kasus meninggal bertambah 118 orang sehingga totalnya 13.077.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq