Tim Ekspedisi Patriot Undip Turun ke Senggi Papua, Edukasi Cegah Stunting sejak Dini
Kepala UPTD Puskesmas Senggi, Antonius Hamong mengakui penanganan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kita berbicara tentang stunting, yang mana dalam hal ini tidak hanya menjadi tugas tenaga kesehatan, namun dengan kolaborasi bersama lintas sektor. Ini sangat membantu saya sebagai tenaga kesehatan untuk melakukan kolaborasi dengan masyarakat," tutur Antonius
Sementara itu Ketua Tim 4 Ekspedisi Patriot Undip, Diana Nur Afifah mengatakan stunting memiliki persoalan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar kekurangan makanan bergizi.
"Stunting bukan hanya persoalan kekurangan asupan gizi, tetapi berkaitan erat dengan kesehatan ibu dan anak, penyakit infeksi, sanitasi, pola pengasuhan, pendidikan, hingga akses terhadap layanan kesehatan. Banyak sekali masukan dari peserta yang ingin ikut berkontribusi pada penanganan stunting di wilayah Distrik Senggi ini," kata dia.
Temuan mengenai kondisi ibu hamil dan remaja putri tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya intervensi sebelum persoalan stunting muncul pada anak. Perbaikan gizi remaja putri dan ibu hamil menjadi bagian penting dalam memutus risiko masalah gizi lintas generasi.