Tim Penyelam TNI AL Temukan CVR Lion Air JT 610 Berkat Peralatan Ini

Aditya Pratama, Ilma De Sabrini ยท Senin, 14 Januari 2019 - 12:51 WIB
Tim Penyelam TNI AL Temukan CVR Lion Air JT 610 Berkat Peralatan Ini

Penemuan CVR pesawat Lion Air JT 610 oleh penyelam TNI AL di Perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (14/1/2019). (Foto-foto: Kopaska)

JAKARTA, iNews.id - Tim penyelam TNI AL berhasil menemukan CVR (Cockpit Voice Recorder) pesawat Lion Air JT 610 di kedalaman 30 meter bawah laut. Penemuan tersebut berdasarkan sinyal ping SVR yang berhasil terdeteksi alat dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi).

"Bisa terdeteksi pada saat awal menggunakan peralatan Ping ya, alatnya ada juga dari sonar dan peralatan yang di datangkan oleh KNKT. Saya belum tahu namanya apa ya. Masih perlu saya pastikan. Sinyal CVR itu tertangkap oleh tim, kemudian (dilakukan) penyelaman," kata Kadispen Armabar Letkol Agung Nugroho kepada iNews.id saat dihubungi via telpon, Senin (14/1/2019).

BACA JUGA:

Tim Penyelam TNI AL Temukan CVR Lion Air JT 610

KRI Spica-934 Temukan CVR Lion Air JT 610 Setelah 6 Hari Beroperasi

Tim penyelam Dislambar dan Kopaska Armada 1, TNI AL berhasil menemukan CVR itu. Dia juga menjelaskan alat yang menyimpan data suara dari kokpit pesawat itu ditemukan di kedalaman 30 meter di bawah laut.

"Betul pukul 09.10 WIB sudah ditemukan oleh penyelam dari angkatan laut, dislambair (dinas penyelamat bawah air), dan kopaska armada 1. Di kedalaman 30 meter, tetapi tertimbun di bawah 8 meter lagi," ujar Agung.

Kepala Pushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menambahkan, beberapa peralatan canggih yang dimiliki KRI Spica-934 antara lain multibeam echosounder (MBES), sub-bottom profiling (SBP), magnetometer, side scan sonar, dan ADCP.

CVR Lion Air JT 610

Selain itu, kapal militer tersebut juga dilengkapi peralatan HIPAP yang mampu mendeteksi sinyal dari black box Lion JT 610 pada frekuensi yang sangat lemah.

KRI Spica-934 menemukan CVR Lion Air JT 610 pada posisi koordinat 05 48 46,503 S – 107 07 36,728 T di Perairan Tanjung, Karawang, dalam rangka kegiatan pencarian CVR dan human remains pesawat Lion Air JT 610, Senin (14/01/2019).

Di dalam black box terdiri dari 2 hal yaitu FDR dan CVR. Pada FDR (flight data recorder) menyimpan semua data instrumen yg ada di pesawat. Sedangkan, CVR (cockpit voice recorder) yang menyimpan data suara dari kokpit pesawat. Sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan FDR dari pesawat nahas tersebut.

Pesawat Lion Air JT 610 tiba-tiba hilang kontak sekira pukul 06.33 WIB atau setelah 13 menit mengudara dari Bandara Soekarno–Hatta. Pesawat jenis Boeing 737 MAX 8 yang jatuh di Perairan Tanjung, Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Ada 189 penumpang dalam pesawat tersebut.


Editor : Djibril Muhammad