TKN Jokowi Respons Positif Debat Capres Gunakan Pertanyaan Terbuka
JAKARTA, iNews.id – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyambut baik penggunaan format pertanyaan terbuka dalam debat capres dan cawapres 2019. Model itu akan membantu para pasangan calon memaparkan lebih rinci kepada masyarakat.
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, dengan format pertanyaan terbuka, pasangan capres dan cawapres dapat memperjelas penyampaian pandangan sampai skala prioritas agar publik mengetahui dalam debat nanti.
"Seluruh pertanyaan panelis harus direspons oleh paslon. Dengan itu kami ingin berikan program jelas. Ingin berikan skala prioritas Jokowi-Ma'ruf ke depan," ujar Hasto di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).
Sekjen PDI Perjuangan ini mengatakan, setiap calon pemimpin tidak hanya harus pandai dalam menjawab pertanyaan saat debat, namun juga menunjukkan karakter yang positif.
Ira Koesno dan Imam Priyono Moderator Debat Perdana Capres-Cawapres
Menurut Hasto, karakter itu pula yang selama ini telah ditunjukkan Presiden Jokowi dengan turun bersama rakyat. ”Itu jadi modal utama Pak Jokowi bersama Kiai Ma`ruf," kata Hasto.
KPU membuat terobosan baru dengan menyiapkan model debat yang berbeda dari debat kandidat 2014. Model baru yang akan diterapkan pada debat capres-cawapres 2019 yakni adanya model pertanyaan yang dibuat terbuka dan tertutup kepada pasangan calon.
Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, model pertanyaan dengan sistem terbuka yakni pertanyaan dari penelis sudah dikirim atau diserahkan duluan kepada masing-masing paslon.
"Kalau target kita sih tanggal 10 lah, seminggu sebelum pelaksanaan debat (pertanyaan sudah dikirim ke paslon)," kata Arief usai membuka rapat perdana panelis debat di Hotel Mandarin, Sabtu (5/1/2019).
Editor: Zen Teguh