Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman
Advertisement . Scroll to see content

TKN Tantang Prabowo Laporkan Temuan Kebocoran Anggaran Negara

Sabtu, 09 Februari 2019 - 07:47:00 WIB
TKN Tantang Prabowo Laporkan Temuan Kebocoran Anggaran Negara
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)- Ma'ruf Amin menilai pernyataan Prabowo Subianto terkait kebocoran anggaran negara hanya mencari sensasi. Pernyataan Prabowo itu juga pernah disampaikan ketika Pilpres 2014.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, Prabowo selama ini tidak pernah menjabarkan bukti atas pernyataannya. Apalagi melakukan pelaporan hukum mengenai kebocoran anggaran negara tersebut.

"Wacana kebocoran anggaran dia ucapkan bukan untuk memperbaiki keadaan bangsa tapi lebih pada upaya untuk menyudutkan dan menjatuhkan lawan politiknya," ujar Karding, Jakarta, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, masyarakat sudah bisa membedakan mana ucapan yang substansi atau ocehan sekadar mencari sensasi. Upaya Prabowo untuk mendapatkan dukungan masyarakat melalui pernyataannya itu diyakini akan sia-sia.

"APBN selama ini dikelola secara kredibel dan profesional. Setiap tahun BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) juga melakukan audit," ucapnya.


Dia menyarankan Prabowo jangan hanya bicara adanya kebocoran anggaran negara. Capres nomor urut 02 itu ditantang untuk melaporkan ke penegak hukum atas temuannya.

"Silakan saja laporkan bukti-bukti yang dia miliki ke penegak hukum seperti kepolisian, KPK, dan Kejaksaan agar kontestasi pilpres tidak tenggelam dalam semesta hoaks," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut