Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Sigap Prajurit TNI AL Gagalkan Penyelundupan Timah Rp12,5 M di Bangka
Advertisement . Scroll to see content

TNI Gagalkan Penambangan Emas Ilegal di Masirawi Papua Barat

Rabu, 27 Februari 2019 - 07:13:00 WIB
TNI Gagalkan Penambangan Emas Ilegal di Masirawi Papua Barat
Satgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS, Senin (25/2/2019) berhasil menggagalkan penambangan emas ilegal yang dilakukan lima orang di area tambang emas Masirawi, Papua Barat. (Foto: Dispenad).
Advertisement . Scroll to see content

Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 762/VYS, Letkol Inf Doddy Yudha menambahkan, langkah yang dilakukan anggotanya berawal dari laporan masyarakat ada sekelompok orang yang melakukan penambangan emas ilegal di Masirawi.

“Kepedulian masyarakat  terhadap lingkungan ini tentu menjadi hal yang positif, sehingga anggota langsung meresponsnya agar para pelaku dapat dicegah dengan secepatnya,” kata Doddy.

Menurutnya, penambang emas ilegal itu karena dorongan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. “Secara pribadi kita bisa pahami, namun di sisi lain ketidaktahuan mereka ini tentu dampaknya sangat merugikan, tidak hanya mereka sendiri  maupun orang lain, juga keluarga yang mereka perjuangkan,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, ketiga penambang ilegal kemudian ditahan sementara untuk pendataan dan pendalaman secara persuasif.  Sementara dua rekan mereka yang sempat melarikan diri kemudian mendatangi pos Wariori kemudian diberkan pemahaman mengenai risiko penambangan ilegal.

Berikut inisial kelima penambang emas ilegal itu, A (22 tahun), M (19 tahun), S (20 tahun). Ketiganya merupakan masyarakat SP 4 Prafi. Kemudian, Y (38 tahun) dan M (23 tahun). Keduanya masyarakat SP 3 Prafi.

"Mereka telah diserahkan (ke keluarganya) supaya tidak salah menyikapi dengan tindakan berisiko. Keluarganya pun sudah diberikan pengertian,” ungkapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut