Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Timur Sisakan Trauma, Keluarga Korban Pilih Hindari Naik KRL
Tak hanya itu, Anggi yang merupakan kakak dari salah satu korban, Nur Alimantun Citra Lestari (19) mempertimbangkan untuk mencari kerja di Bekasi, karena tragedi yang menewaskan 16 orang dan 107 orang lainnya luka-luka, turut memberikan dampak besar terhadap kondisi psikologisnya.
"Bahkan saya juga ada kepikiran mau cari kerja yang daerah Bekasi, biar menghindari tempat itu (Stasiun Bekasi Timur). Karena memang beban psikologisnya masih ada sampai saat ini," ujarnya.
"Masih. Sampai hari ini juga masih teringat-ingat, susah dilupakanlah gitu." katanya.
Di sini lain, Polda Metro Jaya mengungkap alasan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP I Dewa PG Anom Danujaya mengatakan penyidik menemukan adanya persoalan dalam tindakan pengereman darurat yang dilakukan masinis sebelum tabrakan. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah penyidik menganalisis data logger atau perangkat yang merekam berbagai parameter operasional penting selama perjalanan kereta.