Tutup Lomba Tembak, Panglima TNI Ajak Prajurit Gunakan Filosofi Ala Bisa karena Biasa

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 06 Desember 2019 - 18:33 WIB
Tutup Lomba Tembak, Panglima TNI Ajak Prajurit Gunakan Filosofi Ala Bisa karena Biasa

Para atlet mengikuti Lomba Tembak Piala Panglima TNI di Lapangan Tembak Kartika Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019). (Foto: Puspen TNI).

JAKARTA, iNews.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI di Lapangan Tembak Kartika Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019). Panglima berpesan kepada prajurit agar menggunakan filosofi “ala bisa karena biasa”.

Filosofi tersebut berorientasi pada asas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan latihan. Untuk mencapai prestasi terbaik dan membanggakan, kata Panglima, diperlukan proses latihan secara bertahap, berlanjut dan berkesinambungan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai.

“Untuk itu perlu kiranya bagi tiap-tiap angkatan menyelenggarakan event kejuaraan menembak sebagai outcome dari pembinaan dan latihan di satuan. Jadikan event tersebut sebagai pemacu motivasi, sehingga menjadi tolok ukur keberhasilan para atlet menembak TNI,” kata Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Panglima juga menyampaikan selamat kepada para atlet yang meraih predikat juara dalam ajang Lomba Tembak yang berlangsung selama lima hari ini. Para peserta dinilai telah berjuang untuk menjadi yang terbaik dan meningkat dari event sebelumnya.

Kepada yang belum berhasil bahkan mengalami penurunan dari sebelumnya, Panglima mengingatkan tidak patah semangat. Hasil yang dicapai saat ini merupakan tantangan untuk tampil lebih baik di hari esok, sekaligus menjadi bahan evaluasi masing-masing angkatan dalam pembinaan petembak selama ini.

Menurut Panglima, apapun hasil dari lomba tahun ini harus di apresiasi dan dijadikan potret dari tiap-tiap kontingen. Ini penting untuk mengambil langkah dalam pembinaan prestasi secara professional, searah dengan kemajuan sport management yang berkembang, baik terkait dengan rekrutmen atlet maupun sistem dan metoda latihan.

“Atas nama pribadi saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara dan pendukung, secara khusus kepada Panglima Divisi 1/Kostrad selaku tuan rumah dan ketua penyelenggara atas terlaksananya Lomba Tembak Piala Panglima TNI tahun 2019 dengan tertib, aman dan lancar,” katanya.

Kepada para Kepala Staf Angkatan, Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan partisipasinya dalam menyiapkan dan mengikutsertakan para petembak terbaiknya untuk turut ambil bagian dalam lomba tembak ini.

Dalam pidato ini pula Panglima menetapkan TNI AL sebagai penyelenggara Lomba Tembak Panglima TNI 2020. Penetapan ini juga bagian dari upaya membangun kesolidan antarangkatan.

“Saya minta agar disiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sesuai standar ketentuan yang berlaku pada kegiatan lomba tembak,” ucapnya.

Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2019 yang bertemakan “Dengan Semangat Kompetisi Yang Sehat Dilandasi Sportivitas dan Soliditas Yang Tinggi Demi Meraih Prestasi, Kita Wujudkan Profesionalisme Atlet Menembak TNI Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”, dilaksanakan pada 2-6 Desember 2019, diikuti oleh empat kontingen yaitu Kontingen Mabes TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

Hasil yang dicapai yaitu Lomba Tembak Eksekutif Pati: Kontingen TNI AD–A dengan catatan waktu 08,07 detik; Kontingen TNI AD–B dengan catatan waktu 08,15 detik dan Kontingen Mabes TNI–A dengan catatan waktu 10,47 detik. Berdasarkan hasil tersebut, Kontingen TNI AD– A meraih Trofi Eksekutif Pati.

Sementara itu, perolehan medali kelompok prestasi yaitu Kontingen TNI AD (27 Emas, 15 Perak, 8 Perunggu), Kontingen TNI AU (5 Emas, 18 Perak, 9 Perunggu), Kontingen TNI AL (2 Emas, 8 Perunggu) dan Kontingen Mabes TNI (1 Perak, 9 Perunggu).


Editor : Zen Teguh