Ungkap Peredaran Narkoba, Mabes Polri Tembak Mati 2 Rekan Eric Cantona

Rio Manik, Antara ยท Senin, 03 Desember 2018 - 18:44 WIB
Ungkap Peredaran Narkoba, Mabes Polri Tembak Mati 2 Rekan Eric Cantona

Ditresnarkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran narkoba jaringan Malaysia-Jakarta (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menembak mati dua pengendali narkoba jaringan Malaysia-Jakarta. Kedua gembong narkoba tersebut ditembak karena melawan petugas. 

“Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka Sujanto dan Chen Gen Wen karena keduanya melawan petugas dan hendak kabur,” kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar di Kantornya, Senin (3/11/2018).

Menurut dia, pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat terkait adanya peredaran narkoba asal Malaysia. Setelah pengintaian selama sebulan, Tim Bareskrim menangkap tersangka bernama Eric Cantona dan Sujanto yang tengah menjual sabu kepada seorang pemuda Michael di Jalan Dr Susilo, Grogol, Jakarta Barat, pada Selasa (27/11/2018). Dari tangan para tersangka yang tengah bertransaksi tersebut, penyidik menyita 11,154 kilogram (kg) sabu.

Selanjutnya penyidik menggeledah rumah kos Sujanto yang berlokasi di Jalan Muwardi I, Jakarta Barat dan menemukan 6,502 kg sabu. Tim penyidik juga menggeledah rumah kos Michael di perumahan Semanan Indah, Kalideres, Jakarta Barat dan menemukan 15,279 kg sabu.

Dari pengembangan Eric Cantona dan Sujanto, polisi menangkap seorang warga negara Malaysia bernama Chen Gen Wen di Hotel C'One, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Petugas menemukan barang bukti sabu seberat 5,593 kg.

Belum puas di situ, polisi kembali meminta tersangka Sujanto untuk menunjukkan titik penyelundupan narkoba di Jakarta. Tersangka mengantar petugas ke Pelabuhan Tanjung Priok. Modusnya, paket sabu disembunyikan dalam mobil Suzuki Carry bak terbuka yang sudah dimodifikasi. “Mobil dimodifikasi dengan dibuat kompartemen untuk menyimpan sabu,” tutur Krisno.

Namun, saat menunjukkan keberadaan jaringannya di Tanjung Priok tersebut, Sujanto berusaha kabur dengan melawan polisi. Akhirnya, penyidik melumpuhkan dengan menembaknya hingga tewas.

Satu hari setelahnya, polisi juga menembak mati tersangka Chen Gen Wen karena melawan petugas saat perjalanan menuju ke Purwakarta. WNA Malaysia itu digelandang ke Purwakarta untuk menunjukkan lokasi persembunyian bandar narkoba lainnya.

"Saat tim hendak melakukan pengembangan kasus ke wilayah Purwakarta, di perjalanan, CGW melawan dan mau merampas senjata petugas, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur yang menyebabkan tersangka meninggal dunia,” ucap Krisno.

Dalam kasus ini, polisi menyita narkoba jenis sabu dengan total seberat 38,5 kg, satu unit mobil Nissan Grand Livina, satu kendaraan Suzuki Carry bak terbuka, dan lima buah handphone.

Sementara untuk dua tersangka yang tertangkap, Eric Cantona dan Michael dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto