Update Korban Gempa M7,7 NTT: 91 Orang Tewas dan 161.084 Warga Mengungsi
JAKARTA, iNews.id - Korban meninggal akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah empat orang menjadi 91 jiwa. BNPB juga mencatat jumlah pengungsi mencapai 161.084 jiwa.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan korban meninggal tersebar di tujuh kabupaten.
“Jumlah korban meninggal sebanyak 91 jiwa atau bertambah 4 jiwa dari hari sebelumnya. Dengan rincian, (Kabupaten) Manggarai 32 jiwa, Manggarai Timur 31 jiwa, Sikka 6 jiwa, Ende 2 jiwa, Manggarai Barat 1 jiwa, Nagekeo 14 jiwa, Ngada 5 jiwa,” kata Berton, Minggu (23/8/2026).
Berdasarkan jenis kelamin, 40 korban meninggal merupakan laki-laki, 48 perempuan, sedangkan tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
Jika dilihat dari kelompok umur, sebanyak 39 korban meninggal merupakan lansia, 4 batita, 1 balita, 12 anak dan remaja, serta 35 orang dewasa.
BNPB mencatat 51 persen korban meninggal akibat dampak langsung gempa, seperti tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara 49 persen lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung dari bencana tersebut.
Selain korban meninggal, sebanyak 1.286 jiwa mengalami luka-luka. Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, disusul Manggarai Barat.
Jumlah warga yang mengungsi juga kembali meningkat. BNPB mencatat sebanyak 161.084 jiwa kini berada di lokasi pengungsian.
“Saat ini data pengungsi yang ada pada kami bertambah lagi menjadi 161.084 jiwa. Adapun 3 kabupaten yang paling tinggi adalah Kabupaten Manggarai pengungsinya sebanyak 46.519 jiwa, Kabupaten Nagekeo 34.256 jiwa, dan Kabupaten Manggarai Timur 31.372 jiwa,” pungkasnya.
Editor: Puti Aini Yasmin