Urutan Struktur Teks Cerita Sejarah dan Ciri-cirinya, Kamu Harus Tahu!
Urutan kedua
Setelah orientasi, pembaca akan masuk pada bagian kedua dari teks cerita sejarah, yakni urutan peristiwa. Pada struktur kedua ini. penulis diwajibkan untuk menulis urutan peristiwa yang teratur dan sistematis.
Hal itu dimaksudkan agar dapat memberikan inti tulisan yang informatif dan komunikatif pada pembaca. Tentunya bagian ini harus ditulis berdasarkan fakta.
Reorientasi
Urutan terakhir dalam struktur teks cerita sejarah adalah reorientasi. Pada bagian ini, penulis seolah menyajikan rangkuman dari keseluruhan teks.
Selain itu, terdapat pula opini atau komentar penulis terkait peristiwa sejarah yang menjadi tema teks. Namun jika tidak menginginkan adanya subjektivitas, opini pribadi dalam teks cerita sejarah boleh untuk ditinggalkan.
Struktur teks cerita sejarah terdiri dari orientasi, urutan peristiwa dan reorientasi.
Teks cerita sejarah disampaikan secara berurutan sesuai waktu atau secara kronologis.
Teks cerita Sejarah bersifat menceritakan ulang suatu kejadian
Teks cerita sejarah menggunakan konjungsi temporal.
Isi teks dari cerita sejarah berisikan sejumlah fakta yang valid
Teks cerita sejarah menggunakan keterangan waktu.
Demikian urutan struktur teks cerita sejarah dan ciri-cirinya. Setelah mengetahui penjelasan di atas, pembaca yang mempelajari ilmu sejarah diharapkan dapat membuat contoh teksnya.
Editor: Komaruddin Bagja