Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pandji Pragiwaksono Didenda 1 Babi dan 5 Ayam Buntut Candaan Adat Toraja
Advertisement . Scroll to see content

Viral Alquran Salah Cetak Surat Al-Kahfi, Begini Respons Kemenag

Kamis, 06 Oktober 2022 - 10:51:00 WIB
Viral Alquran Salah Cetak Surat Al-Kahfi, Begini Respons Kemenag
Kementerian Agama (Kemenag) buka suara soal Alquran diduga salah cetak. (Foto ilustrasi/istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat buka suara soal Alquran diduga salah cetak pada surat Al-Kahfi ayat ke-8. Hal tersebut viral di media sosial.

Diketahui, viral di media sosial Twitter @karyawantre** meminta penjelasan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atas dugaan salah cetaknya lembaran Alquran pada Surat Al-Kahfi ayat ke 8. Ayat itu tertulis kata lajaa'iluuna padahal ayat sebenarnya adalah lajaahiluuna.

LPMQ Badan Litbang dan Diklat Kemenag mengatakan bahwa mushaf Alquran tersebut adalah pesanan Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) kepada penerbit Mulia Abadi Bekasi. Mushaf tersebut tidak melalui proses pentashihan di LPMQ. 

"Adapun Surat Tanda Tashih yang tercantum dalam mushaf tersebut adalah Surat Tanda Tashih untuk mushaf Ar-Rahman milik penerbit Mulia Abadi Bekasi," dikutip dalam siaran pers LPMQ Kemenag, Kamis (6/10/2022). 

Atas beredarnya Mushaf Alquran, Kemenag telah menyampaikan teguran dan peringatan serta memerintahkan untuk melakukan penarikan dan melarang mushaf tersebut untuk diedarkan.

Dengan demikian, LPMQ Kemenag mengimbau kepada masyarakat jika masih menemukan mushaf Alquran yang terdapat kesalahan tersebut, agar segera melaporkannya kepada LPMQ. Serta mengirimkan kembali mushaf tersebut kepada penerbit Mulia Abadi.

"Untuk diganti dengan mushaf Alquran yang sudah benar," katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut