Viral Tren #KaburAjaDulu di Medsos, Ini Pekerjaan Luar Negeri yang Banyak Diminati Orang Indonesia
Survei Jobstreet berjudul Decoding Global Talent 2024: Tren Mobilitas Pekerja mengungkapkan bahwa 67% orang Indonesia ingin bekerja di luar negeri pada tahun 2023. Alasan utama meliputi faktor ekonomi, pengembangan karier, kualitas hidup, serta keinginan untuk meningkatkan pengalaman dan jaringan global.
Berdasarkan profesi, bidang digital seperti data science dan pengembangan artificial intelligence (AI) menjadi favorit dengan proporsi mencapai 81%. Selain itu, banyak juga yang mencari pekerjaan di bidang lain seperti:
Beberapa negara tujuan kerja yang diminati oleh orang Indonesia antara lain:
Tren #KaburAjaDulu menjadi viral karena mencerminkan keresahan generasi muda terhadap kondisi sosial ekonomi dan peluang kerja di Indonesia. Banyak yang merasa masa depan mereka tidak pasti di Indonesia, sehingga mencari peluang di luar negeri.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan mengikuti prosedur yang benar jika ingin bekerja di luar negeri. Mayoritas kasus yang ditangani Kemlu terkait WNI di luar negeri adalah pelanggaran keimigrasian, yang menunjukkan bahwa banyak yang bekerja melalui jalur non-prosedural. Kemlu mendorong migrasi yang aman dengan tata kelola yang mudah, murah, dan aman, serta penegakan hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Tren #KaburAjaDulu adalah sebuah fenomena kompleks yang mencerminkan berbagai faktor, dari kondisi sosial ekonomi dalam negeri hingga aspirasi individu untuk meraih kehidupan yang lebih baik di luar negeri. Meskipun peluang kerja di luar negeri tampak menarik, penting bagi setiap individu untuk mempertimbangkan dengan matang, mempersiapkan diri dengan baik, dan mengikuti prosedur yang legal agar terhindar dari masalah di kemudian hari. Pemerintah juga perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi para talenta muda agar mereka merasa memiliki masa depan yang cerah di Indonesia.
Editor: Komaruddin Bagja