Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Putuskan Kopdes Merah Putih Bisa Jual Obat Bebas Terbatas Seperti Apotek
Advertisement . Scroll to see content

Viral Ulta Levenia Kaitkan Bencana dengan Konspirasi HAARP, Dudung: Bukan lagi Bagian dari KSP

Kamis, 10 September 2026 - 18:41:00 WIB
Viral Ulta Levenia Kaitkan Bencana dengan Konspirasi HAARP, Dudung: Bukan lagi Bagian dari KSP
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Menurut saya, tidak dikaitkan dengan apalagi kepentingan dengan pihak luar dan sebagainya," kata Dudung.

Lebih lanjut, dia memastikan pernyataan yang disampaikan Ulta beberapa waktu lalu tidak mewakili sikap maupun posisi resmi KSP, mengingat status kepegawaian yang bersangkutan telah berubah.

"Jadi, bukan anggota saya lagi itu," kata Dudung.

Sebelumnya, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono menegaskan, fenomena erupsi beberapa gunung api di Indonesia termasuk Gunung Anak Krakatau bukan disebabkan rekayasa teknologi atau senjata konspirasi. Menurutnya tudingan itu sama sekali tidak masuk akal secara ilmu kebumian.

"Tudingan bahwa fenomena erupsi beberapa gunung api di Indonesia disebabkan oleh rekayasa teknologi atau senjata konspirasi sama sekali tidak masuk akal secara ilmu kebumian," ujar Daryono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).

Daryono mengatakan, energi yang dibutuhkan untuk memicu erupsi berasal dari dinamika mantel bumi pada kedalaman puluhan hingga ratusan kilometer di bawah permukaan.

"Erupsi terjadi ketika magma naik akibat gaya apung karena densitasnya yang lebih rendah dibandingkan batuan sekitar, disertai penumpukan tekanan gas seperti uap air, karbon dioksida, dan sulfur dioksida," ujarnya.

Tekanan di kantong magma ini, kata Daryono, mencapai ratusan MegaPascal, sehingga tidak ada teknologi gelombang elektromagnetik maupun ledakan buatan manusia yang sanggup menembus kedalaman kerak bumi untuk mengubah tekanan fluida silikat tersebut secara sengaja.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut