Wacana Pembatasan Pertalite, Airlangga Sebut Tipe Kendaraan Jadi Acuan Desil Masyarakat
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal wacana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite bagi kelompok masyarakat berpenghasilan atas atau kategori desil 9 dan 10. Pemerintah memastikan skema pembatasan subsidi tersebut akan diselaraskan dengan kriteria jenis kendaraan bermotor yang digunakan masyarakat.
Penataan skema penyaluran subsidi terus dievaluasi agar belanja fiskal negara tidak dinikmati oleh kalangan yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi.
"Subsidi energi kan sudah diberikan dan terhadap Pertalite maupun Biodiesel tidak naik, sehingga menjadi akses bagi masyarakat. Namun, penyalurannya diprioritaskan kepada jenis mobil-mobil tertentu," ujar Airlangga, dikutip Sabtu (22/8/2026).
Berdasarkan penetapan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tingkat kesejahteraan masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 fraksi atau desil.
Desil 1 mewakili 10 persen kelompok penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil 9 dan 10 merupakan kategori masyarakat pada strata ekonomi teratas atau 20 persen paling sejahtera.