Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Demam Tinggi Mendadak di Musim Hujan, Waspada Demam Berdarah!
Advertisement . Scroll to see content

Wagub Jabar dan Atalia Praratya Edukasi DBD kepada Ibu PKK bersama Soffel

Senin, 29 Agustus 2022 - 11:23:00 WIB
Wagub Jabar dan Atalia Praratya Edukasi DBD kepada Ibu PKK bersama Soffel
Enesis Group melakukan edukasi pencegahan DBD bersama ibu-ibu PKK di Kota Bandung. (Foto: dok Enesis Group)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.idEnesis Group melalui brand Soffell dan Force Magic mengadakan edukasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dalam rangka peringatan Hari Nyamuk Sedunia pada 20 Agustus di setiap tahunnya. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan bersama Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kota Bandung, Jawa Barat.

Saat ini, Jawa Barat menempati posisi pertama kasus DBD tertinggi sepanjang 2022 dengan total kasus kasus 24.694, dengan top 5 kota/kabupaten seperti Kota Bandung (3936), Kab Bandung (2576), Kota Bekasi (1910), Sumedang (1452), dan Kota Tasikmalaya (1359). Di tahun 2021 silam Jawa Barat turut menempati posisi 1 dengan kasus 23.454.

Acara “Wujudkan Jabar Bebas Demam Berdarah” bersama Ibu-ibu PKK dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis Indonesia Ryan Tirta Yudhistira, serta Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat memberikan apreasiasi terhadap program yang dilakukan oleh Enesis dan Kompas.com.

Selain itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya juga mengatakan betapa pentingnya untuk bergerak bersama.

“Penting sekali kita bergerak bersama dengan masyarakat untuk menginformasikan bahaya demam berdarah, termasuk hari ini saya bersama dengan Enesis dan juga Kompas.com berkolaborasi bersama-sama, jadi ada bantuan terhadap pemerintah terkait dengan upaya-upaya untuk mengatasi permasalahan ini. Tentu itu bukan suatu hal yang cukup, dalam arti bahwa kita memang harus betul-betul melakukan pola perilaku hidup yang sehat di masyarakat. Jadi dari diri pribadi dan keluarga juga harus mampu untuk menjaga diri agar kita semua terhindar dari permasalahan ini,” ucapnya.

Selain itu, tim Enesis pun mempraktikan uji ampuh bersama Soffell dengan menunjukan bahwa tangan yang sudah menggunakan Soffell tidak akan digigit oleh nyamuk. Ini merupakan edukasi terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui 3M Plus, Menutup, Menguras, Mendaur ulang, dan menggunakan lotion anti nyamuk. Tak disangka, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat pun ikut mencoba uji ampuh dengan Soffell.

(Foto: dok Enesis Group)
(Foto: dok Enesis Group)

Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis menuturkan, “bahwa ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan, Enesis, dan pemerintah terkait dilaksanakan sejak peringatan Asean Dengue Day hingga kini dalam peringatan Hari Nyamuk Sedunia.”

Tidak hanya melakukan edukasi di sekolah, tapi juga di pasar, Rumah Sakit, dan MTI serta ibu-ibu PKK di Cirebon, Malang, Yogyakarta, dan Bandung, nantinya, akan mulai di luar pulau Jawa, yaitu di Bali. Harapannya, edukasi ini terus mengingatkan masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD dengan 3M Plus.

Louis Sumantadiredja, selaku Senior Brand Manager Soffell dan Force Magic pun menuturkan bahwa pencegahan dengue bisa dilakukan melalui 3M Plus, plus nya itu bisa menggunakan lotion anti nyamuk, seperti mengoles atau menyemprot Soffell agar terhindar dari gigitan nyamuk sebagai perlindungan diri.

“Soffell lotion dan spray anti nyamuk tahan 8 Jam, saat ini ada varian baru Soffell Alamia penolak nyamuk dari daun alami, tidak lengket dan terasa sejuk di kulit juga bisa untuk anak-anak. Untuk proteksi dari nyamuk di ruangan, bisa menggunakan aerosol Force Magic dengan Formula 0,30 AE dan teknologi Synergist membunuh nyamuk hingga ke saraf nyamuk sehingga nyamuk mati tidak bangun lagi,” ujar Louis.

Enesis Group turut memberikan bantuan untuk dukungan protokol kesehatan selama pandemi serta bantuan pencegahan demam berdarah, berupa Antis dan Soffell.

Dalam acara tersebut, turut hadir Sekretaris Diskominfo Provinsi Jawa Barat Gilang Silendra, Ketua Tim Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular Yudi Komarudin, serta Camat Batununggal dan Para Lurah Kecamatan Batununggal dan Kiara Condong.

Editor: Anindita Trinoviana

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut