Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru, Pastikan Aman dan Kondusif
Advertisement . Scroll to see content

Wakapolri dan Kepala BNPT Kandidat Kuat Pengganti Idham Azis, Kabareskrim Kuda Hitam

Rabu, 16 Desember 2020 - 07:58:00 WIB
Wakapolri dan Kepala BNPT Kandidat Kuat Pengganti Idham Azis, Kabareskrim Kuda Hitam
Bursa calon Kapolri makin panas jelang pensiunnya Jenderal Idham Azis pada Januari 2021. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Selain Gatot, Stanislaus menyebut nama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menjadi alternatif Kapolri. Menurutnya, Boy berpeluang menjadi suksesor Idham lantaran dia terbebas dari isu kubu-kubu tertentu.

Selain itu, sambungnya, dari segi usia, pria lulusan Akpol Angkatan 88 itu memiliki rentang waktu kerja yang pas. Kemampuannya pun menurut Stanislaus tidak diragukan lagi lantaran pernah menjabat Kapolda Banten dan Papua.

"Alternatif kedua, yang bebas dari unsur Blok A Blok B atau kubu tertentu, usia kerjanya masih relatif pas, serta punya kemampuan cukup, yaiu kepala BNPT, Boy Rafli. Dulu kan Tito dari Kepala BNPT juga menjadi Kapolri," ungkapnya.

Sementara itu, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi satu kuda hitam dalam bursa calon Kapolri pengganti Idham Azis. Akan tetapi, ada catatan jika Sigit diangkat menjadi Kapolri.

Catatan tersebut terkait dengan terlalu panjangnya masa jabatan Listyo. Selain itu, namanya akan melewati beberapa senior yang ditakutkan akan menimbulkan dinamika baru.

"Kuda hitamnya itu Kabareskrim. Tetapi ya usia kerjanya cukup panjang, kurang lebih tujuh tahun, dan melompati banyak senior. Nah ini saya kira bisa menciptakan dinamika tertentu. Jadi akan banyak senior di lingkarannya, apakah nanti bisa maksimal atau kendala kan tergantung kepemimpinannya," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut