Wakapolri Pastikan Jenderal Polisi Ikut Pilkada Telah Mundur

Mutaqin Al Bantani ยท Selasa, 09 Januari 2018 - 05:56 WIB
Wakapolri Pastikan Jenderal Polisi Ikut Pilkada Telah Mundur

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan tiga jenderal polisi yang ikut pilkada telah mundur dari istitusi Polri. (Foto: Sindonews.com/Dok)

JAKARTA, iNews.id – Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan sejumlah perwira tinggi Polri yang ikut dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 telah mengundurkan diri dari dinas kepolisian. Pengunduran diri ini untuk menjamin netralitas Polri dalam perhelatan pesta demokrasi tersebut.

”Sudah mengajukan pengunduran diri dan sudah kita ganti. Pak Anton Charliyan, Pak Murad, dan Pak Safaruddin sudah mundur per Jumat lalu, 5 Januari. Tiga-tiganya sudah diganti, sudah tidak ada jabatan,” kata Wakapolri saat mengikuti rapat Asian Games di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Senin, 8 Januari 2018 lalu.

Syafruddin menuturkan, pengunduran diri itu merupakan bentuk sikap perwira tinggi Polri untuk mematuhi aturan perundang-undangan sekaligus menjaga netralitas pilkada. ”Dengan demikian tidak ada anggota aktif Polri yang terjun ke politik praktis,” kata dia.


Tiga jenderal polisi maju dalam Pilkada 2018. Mereka yakni Kepala Korps Brimob Polri Irjen Pol Murad Ismail di Pilgub Maluku, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin di Pilgub Kaltim, dan Wakil Kepala Lemdiklat Polri Irjen Pol Anton Charliyan di Pilgub Jabar.

Dengan kepastian mereka telah mengajukan pengunduran diri, mereka berhak maju Pilkada sebagaimana diatur dalam Pasal 28 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002  tentang Polri menyebutkan, “Kepolisian Negara Republik Indonesia bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.”

Syafruddin mengapresiasi para keikutsertaan para perwira tinggi Polri yang maju Pilkada tersebut. ”Kami ucapkan selamat, kemudian jangan menyeret-seret anggota Polri untuk berpolitik praktis. Itu pesan saya. Silakan (maju), kami doakan dan support sebagai kawan,” kata dia.

Sementara itu, Murad Ismail mengaku optimistis dapat memenangkan Pilgub Maluku. Bersama Barnabas Orno, calon gubernur yang diusung sejumlah partai termasuk Perindo itu siap membangun tanah kelahirannya menjadi lebih maju.

“Saya mau bangun Maluku dari laut. Norwegia saja bisa menyuplai ikan ke hampir seluruh daratan Eropa, Maluku lebih kaya. Ini yang membuat saya kembali ke daerah, untuk membangun Maluku. Saya mau bikin orang Maluku bangga sama Maluku,” kata Murad.

Editor : Zen Teguh