Wamen ATR/BPN Banjir Kecaman, Diduga Salahgunakan Wewenang untuk Kampanye Prabowo-Gibran
JAKARTA, iNews.id - Postingan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni di akun media sosial X pada Jumat (27/10/2023) lalu mendapat banyak kecaman netizen. Para netizen menuding Raja Juli telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai pejabat negara untuk mengampanyekan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Selamat PAGI — Selamat Prabowo Gibran. Mendarat di Kupang. Hari ini di Kupang saya akan membagikan sertipikat PTSL dan Wakaf kepada masyarakat. Semoga PAGI kawan-kawan semua penuh berkah," tulis @RajaJuliAntoni.
Netizen menganggap kedatangan Raja Juli membagikan sertifikat tanah di Kupang adalah sebagai pejabat negara, bukan sebagai Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
"Lagi dines pakai duit rakyat napa kampanye ? anak muda kok gak kasih contoh yang baik," tulis akun @retnosetyo***.
"Nikmat mana yang didustai dari pakai fasilitas Negara nyambi kampanye?" sambung akun @DavidWijay***.
Netizen menyarankan, jika Raja Juli berniat mengampanyekan pasangan Prabowo-Gibran, maka jangan dilakukan saat kunjungan kerja sebagai wakil menteri.
"Begini nih yang kurang sehat, perjalanan menggunakan fasilitas negara, dan biayain oleh negara,malah berkampanye mendukung salah satu paslon, itu yang nggak bagus diajarin sama generasi muda Mas Brow," tulis @kasrulsa***.
Menanggapi hujatan netizen tersebut, Wakil Sekjen DPP PSI Dedek Uki Prayudi mengklaim Raja Juli tidak mencampuradukkan tugas negara dengan kegiatan partai. Dia mengakui, di saat hampir bersamaan PSI menggelar safari politik di Kupang.
"Begini, saat RJA (Raja Juli Antoni) menginformasikan akan melaksanakan tugas negara, ya tugas negara itu dilakukan tanpa embel-embel kegiatan partai. Adapun kegiatan partai dilakukan tanpa menggunakan fasilitas negara. Terpisah," ucap Uki.
Editor: Reza Fajri