Wamen Pariwisata: Prambanan Siap Jadi Magnet Wisatawan Hindu Mancanegara
Ni Luh Puspa menegaskan pengembangan kawasan Prambanan akan tetap mengedepankan keseimbangan antara fungsi cagar budaya, fungsi peribadatan, dan fungsi pariwisata.
"Prinsip kami sangat jelas, yaitu menjaga keseimbangan antara fungsi cagar budaya, fungsi peribadatan, dan fungsi pariwisata," tuturnya.
Menurutnya, pengelolaan kawasan dilakukan melalui kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Agama, pemerintah daerah, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), serta pengelola kawasan.
Selain meningkatkan amenitas, pemerintah juga memperkuat aspek edukasi melalui penyediaan pemandu wisata, papan informasi, dan aturan kunjungan yang menekankan penghormatan terhadap kesucian kawasan.
Lebih lanjut, Ketua Tim Pemanfaatan Candi Prambanan Nyoman Ariawan Atmaja menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, restorasi merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian salah satu situs warisan budaya dunia sekaligus memperkuat hubungan Indonesia dan India di bidang pelestarian cagar budaya.