Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Doa Bangsa untuk Sumatra, Menag Minta Masyarakat Hentikan Pola Pikir Eksploitatif terhadap Alam
Advertisement . Scroll to see content

Wamenag Yakin Gus Yaqut Tak Ada Niatan Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing

Kamis, 24 Februari 2022 - 15:57:00 WIB
Wamenag Yakin Gus Yaqut Tak Ada Niatan Bandingkan Suara Azan dengan Gonggongan Anjing
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid (Foto: SIndo/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meyakini pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tidak ada niatan untuk membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing. Sebab dia sudah mendengar pernyataan Gus Yaqut secara lengkap dan utuh.

"Setelah saya menyimak pernyataan beliau secara lengkap dan utuh, saya haqqul yakin Pak Menteri Agama tidak ada niatan untuk membandingkan suara azan dengan "gonggongan" anjing,"kata Wamenag dalam.keterangan resminya, Kamis,(24/2/2022).

Menurutnya yang disampaikan oleh Menag Yaqut hanya sebagai perumpamaan agar dapat dipahami masyarakat terkait pentingnya pengaturan pengeras suara masjid maupun  musala.

"Apa yang disampaikan oleh Pak Menag hanya ingin memberikan tamsil atau perumpamaan dengan tujuan agar bisa lebih mudah ditangkap pemahamannya oleh masyarakat tanpa ada maksud membandingkan satu dengan lainnya," kata Zainut.

Dengan demikian, dia meminta kepada masyarakat agar daapt memahami secara utuh pernyataan Menag Yaqut soal isitlah tersebut.

"Untuk hal tersebut saya mohon masyarakat dapat memahami pernyataan beliau secara utuh, jernih dan proporsional agar tidak muncul dugaan yang tidak benar,"kata dia.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan Menag Yaqut Cholil Qoumas sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing. Menurutnya pemberitaan yang mengatakan Menag membandingkan dua hal tersebut adalah sangat tidak tepat.

“Menag sama sekali tidak membandingkan suara azan dengan suara anjing, tapi Menag sedang mencontohkan tentang pentingnya pengaturan kebisingan pengeras suara,” ucap Thobib, dikutip dalam rilis resmi Kemenag, Kamis (24/2/2022).

Menurut Thobib, saat Yaqut ditanya wartawan tentang Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2022 dalam kunjungan kerja di Pekanbaru, Menag menjelaskan bahwa dalam hidup di masyarakat yang plural diperlukan toleransi. Karena itu dibutuhkan pedoman bersama agar kehidupan harmoni tetap terawat dengan baik, termasuk tentang pengaturan kebisingan pengeras suara apa pun yang bisa membuat tidak nyaman.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut