Wapres Ma'ruf Amin: Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia Meningkat

Felldy Utama ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 12:48 WIB
Wapres Ma'ruf Amin: Penyalahgunaan Narkoba di Indonesia Meningkat

Wakil Presiden Ma`ruf Amin (dok Instagram Ma`ruf Amin)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden, Ma’ruf Amin mengikuti puncak perayaan Hari Anti Narkotika Internasional atau Hani 2020 yang digelar secara virtual, Jumat (26/6/2020). Ma’ruf meminta momentum ini digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba.

Ma'ruf menyampaikan, lembaga PBB yang mengurusi masalah narkotika yaitu United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) pada tahun 2018 menyebut sebanyak 275 juta penduduk di dunia atau 5,6% dari total penduduk dunia dengan rentang umur 15-64 tahun pernah mengonsumsi narkoba. Bahkan, Ma'ruf mengatakan ada peningkatan konsumsi narkoba di Indonesia.

“Data BNN menyebutkan bahwa angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia tahun 2017 sebanyak 3,37 juta jiwa dengan rentang usia 10-59 tahun. Tahun 2019 naik menjadi 3,6 juta,” kata Ma'ruf.

Dari data tersebut, benda haram ini ternyata juga sudah merasuk kepada kalangan pelajar. Berdasarkan data BNN, Ma'ruf mengatakan kelompok masyarakat yang paling banyak terpapar narkotika yaitu mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun atau generasi milenial.

"Sedangkan penyalagunaan narkoba di kalangan pelajar di tahun 2018 mencapai angka 2,29 juta. Hal ini memerlukan perhatian khusus," ujarnya.

Pemerintah, kata dia, berkomitmen kuat dalam melanjutkan program pemberantasan narkotika. Hal itu ditunjukkan melalui penerbitan Inpres Nomor 2 Tahun 2020.

"Isinya memerintahkan agar seluruh Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, lembaga pemerintah non-kementerian, para gubernur, bupati, dan wali kota untuk melakukan aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN)," ucap dia.

Editor : Rizal Bomantama