Dia menuturkan, sejauh ini warga Muara Angke baru mendapatkan bantuan dari pihak kelurahan berupa nasi kotak. Saat ini, warga membutuhkan air bersih dan obat-obatan.
Kawasan Muara Angke Terdampak Banjir Rob Parah Akibat Fenomena Supermoon, Warga Mulai Dievakuasi
“Kalau bantuan udah ada dari pihak Kelurahan, Dinsos (Dinas Sosial) yaitu nasi box. Kita butuh obat sama air bersih, karena kan dampak banjir ini banyak penyakit gatal-gatal,” katanya.
Munir juga memberikan harapan bagi para cagub-cawagub yang nantinya terpilih bisa lebih memperhatikan kawasan Muara Angke, Jakarta Utara.
“Harapannya paling tolong diperbaiki jalan wilayah Muara Angke, ditinggiin gitu, sama perhatian lebih ke kita. Belum, belum ada (anggota Dewan) yang datang, satupun belum ada yang dateng. Yang tadinya minta suara dari wilayah Muara Angke RW 22 itu sampe sekarang belum ada yang datang,” ujar dia.
Sebagai informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan adanya potensi banjir pesisir (rob) pada 14-21 November 2024 terhadap 10 wilayah pesisir utara Jakarta.
“Waspada banjir pesisir Provinsi DKI Jakarta durasi 14-21 November 2024,” demikian pernyataan yang disampaikan Kepala BPBD DKI Isnawa Adji, Jumat (15/11/2024).
Isnawa menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, potensi banjir rob terjadi lantaran adanya fenomena supermoon yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq