Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhan Minta Pengusaha yang Punya Alutsista hingga Helikopter Bantu Atasi Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Warga Suku Dayak Bertato Bisa Masuk TNI, Menhan Sjafrie: Dikasih Privilege

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:25:00 WIB
Warga Suku Dayak Bertato Bisa Masuk TNI, Menhan Sjafrie: Dikasih Privilege
Ilustrasi prajurit TNI (dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, warga Suku Dayak mendapat keistimewaan atau privilege untuk masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal itu menanggapi Panglima Jilah, pemimpin besar suku Dayak Kalimantan yang mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar warga Dayak, khususnya yang bertato bisa mendaftar anggota TNI-Polri.

"Oh ya, Suku Dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek (kami) kasih sedikit privilege lah," kata Sjafrie di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan, pihaknya terbuka bagi warga Suku Dayak untuk bergabung ke TNI, termasuk yang memiliki tato. Menurutnya, tato Suku Dayak dapat dikecualikan lantaran merupakan bagian tradisi.

"Ya memang dari dulu juga sudah boleh, memang nggak ada masalah itu, dulu (aturan) dibuatnya, kalau punya tato karena tradisi ya diizinkan, tapi sejauh ini memang belum ada yang mendaftar yang seperti itu, nanti kami akan cari lagi," ucap Maruli.

"Ya itu kan suku Dayak nggak semua bertato, jadi sebenarnya nggak ada masalah sih. Yang berminat kita belum tahu, nanti kita cari lagi lah. Kita pastikan. Karena kita juga senang kalau ada semua perwakilan daerah seluruh Indonesia, apalagi kita sekarang menambah personel, kalau bisa lebih banyak, lebih bagus," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut