Wartawan Udin Bernas Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Nama Diabadikan di Aula PWI DIY
Fuad Muhammad Syafruddin wafat pada 16 Agustus 1996, tiga hari setelah mengalami penganiayaan oleh dua orang misterius di depan rumahnya di Dusun Gelangan Samalo, Jalan Parangtritis KM 13, Kabupaten Bantul.
Kasus kematian Udin menjadi salah satu peristiwa yang mendapat perhatian besar dari kalangan pers dan aktivis. Hasil penyelidikan aparat kepolisian saat itu menuai pertanyaan dari berbagai pihak karena dinilai memiliki sejumlah kejanggalan. Bahkan, muncul dugaan adanya tersangka palsu yang disebut dikambinghitamkan.
Di sisi lain, kelompok aktivis dan wartawan Yogyakarta mengaitkan kematian Udin dengan pemberitaan kritis yang ditulisnya mengenai Bupati Bantul melalui Harian Bernas. Peristiwa tersebut kemudian menjadi bagian dari sejarah panjang perjuangan kebebasan pers di Indonesia.
Sebagai bentuk penghormatan, PWI DIY akan mengabadikan nama Fuad Muhammad Syafruddin pada aula kantor mereka. Aula PWI DIY nantinya akan resmi menggunakan nama Fuad Muhammad Syafruddin. Peresmian dilakukan Ketua PWI DIY Hudono.
Sebelum prosesi tersebut, Ketua Tim Adhoc Udin, Ki Bambang Widodo, akan menyampaikan laporan terkait pelaksanaan tugas tim dalam proses pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional.