Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
Hujan Deras Guyur Jakarta Sejumlah Wilayah Banjir
Siaga (hujan lebat–sangat lebat): Sumatera Barat, Jawa Timur, NTT, dan Papua Pegunungan.
Angin Kencang: Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, dan Papua Pegunungan.
Diguyur Hujan Deras Jakarta Macet Parah
Menurut BMKG, cuaca ekstrem yang terjadi di awal 2026 disebabkan berbagai faktor.
"Pertama, terdapat penguatan Monsoon Asia yang disertai dengan peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut Cina Selatan yang bergerak ke arah selatan melalui Selat Karimata hingga mencapai Pulau Jawa,” tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/1/2026).
BMKG mencatat saat ini pola aliran angin juga meningkatkan pembentukan dan penguatan daerah konvergensi, khususnya di sepanjang Pulau Jawa, Bali, hingga NTB, yang berperan penting dalam memicu pertumbuhan awan hujan intensif.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku