Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut Mayoritas Wilayah Indonesia Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Gelombang Tinggi Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 5 Oktober

Jumat, 02 Oktober 2026 - 09:20:00 WIB
Waspada! Gelombang Tinggi Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 5 Oktober
BMKG memperingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di sejumlah perairan selatan Jawa, Bali, NTB hingga 5 Oktober 2026. (Foto: Ilustrasi/Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dinigelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia hingga 5 Oktober 2026.

BMKG mencatat pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5-20 knot. Sementara di selatan ekuator Indonesia, angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 6-25 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Selat Makassar, dan Laut Arafuru," tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Jumat (2/10/2026).

Kondisi tersebut memicu potensi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di sejumlah perairan. Di antaranya Laut Natuna Utara, Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, dan Samudra Hindia barat Bengkulu.

Gelombang dengan ketinggian serupa juga berpotensi terjadi di Laut Jawa bagian barat, tengah, dan timur, Laut Bali, serta Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Potensi gelombang 1,25-2,5 meter juga terdapat di Selat Makassar bagian tengah dan selatan, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya dan Papua Barat, Laut Seram, Laut Banda, serta sejumlah wilayah Laut Arafuru.

Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi dengan kisaran 2,5-4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Lampung dan selatan Banten. Kondisi serupa juga berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

BMKG mengingatkan potensi gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi.

BMKG menyebut, perahu nelayan perlu mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Sementara kapal tongkang perlu memperhatikan kondisi angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter.

Adapun kapal feri diimbau mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ucap BMKG.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut