Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan Sedang-Lebat hingga 5 Februari
Advertisement . Scroll to see content

Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah selama 7 Hari

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 10:33:00 WIB
Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah selama 7 Hari
BMKG melaporkan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memonitoring Siklon Tropis yang tumbuh di Belahan Bumi Utara Indonesia. Saat ini terdapat 2 Siklon tropis yang terpantau di belahan bumi utara, yaitu Siklon Tropis Lionrock dan Siklon Tropis Kompasu.

Dalam keterangan BMKG, Sabtu (9/10/2021),  Siklon Tropis Lionrock berada di Laut Cina Selatan sebelah selatan Cina, tepatnya di 18.0 LU, 110.9 BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knots (65 km/jam) dan tekanan udara minimum di pusatnya mencapai 994 hPa. Siklon tropis Lionrock bergerak perlahan ke arah utara menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan intensitasnya akan meningkat dalam 24 jam kedepan.

Sedangkan Siklon Tropis Kompasu terbentuk di sekitar wilayah Samudra Pasifik Barat sebelah timur Filipina, tepatnya di 13.8 LU, 131.5 BT dengan kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 35 knots (65 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 998 hPa. Siklon tropis Kompasu bergerak ke arah Timur menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan intensitasnya pun akan meningkat dalm 24 jam kedepan.

Siklon Tropis Lionrock maupun Kompasu dalam 24 jam kedepan dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia, yaitu potensi;

- Hujan Sedang - Lebat di wilayah Aceh, Kep. Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara.
- Gelombang laut dengan ketinggian 2.5 - 4.0 m di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik utara Halmahera.
- Gelombang laut dengan ketinggian 1.25 - 2.5 meter dapat terjadi di Perairan Kep. Anambas, Laut Natuna Utara, Perairan Kep.Natuna, Perairan Kalimantan Utara, Selat Makassar, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Perairan Bitung - Kep. Sitaro, Perairan utara dan selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, Perairan Kep. Halmahera, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

"Selain dampak tidak langsung dr kedua siklon tropis tersebut, cuaca di wilayah Indonesia juga dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang cukup basah dan tingkat konvektivitas yang tinggi," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik
A. Fachri Radjab.

Akibat kondisi ini, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir/angin kencang pada periode 9-15 Oktober 2021 masih dapat terjadi di wilayah propinsi: 

1. Aceh 
2. Sumatra Utara
3. Riau
4. Kepulauan Riau
5. Sumatra Barat
6. Bengkulu
7. Jambi
8. Sumatra Selatan
9. Lampung
10. Kepulauan Bangka Belitung
11. Banten 
12. Jawa Barat
13. Nusa Tenggara Timur
14. Kalimantan Utara
15. Kalimantan Timur
16. Kalimantan Tengah
17. Kalimantan Selatan
18. Sulawesi Tengah
19. Sulawesi Barat
20. Sulawesi Selatan
21. Sulawesi Tenggara
22. Maluku Utara
23. Maluku
24. Papua Barat 
25. Papua 

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut