Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Siklon Tropis di Selatan Indonesia April-Mei dan November-Desember 2021

Jumat, 30 April 2021 - 08:37:00 WIB
Waspada Siklon Tropis di Selatan Indonesia April-Mei dan November-Desember 2021
BMKG memperingatkan potensi siklon tropis di selatan Indonesia pada periode April-Mei dan November-Desember 2021. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan dini potensi siklon tropis dengan tingkat kejadian lebih tinggi yang biasa terjadi pada bulan April-Mei dan November-Desember 2021. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin.

Miming menyebut pada periode tersebut ada potensi munculnya siklon tropis di selatan Indonesia.

"Kewaspadaan potensi siklon tropis di wilayah selatan Indonesia itu antara November-Mei, dengan tingkat kejadian lebih tinggi dapat terjadi pada bulan April-Mei dan November-Desember," ujar Miming dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021). 

Miming menerangkan terdapat 11 siklon tropis yang sangat dekat dengan Indonesia sejak 2008 silam. Sebanyak 10 siklon di antaranya telah dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta. Pada umumnya siklon di dekat Indonesia terjadi pada rentang April-Mei dan November-Desember. 

"Siklon tropis Seroja yang terjadi di Nusa Teggara Timur (NTT) pada awal April lalu merupakan yang terkuat kedua setelah siklon tropis Kenanga yang terjadi pada 12 Desember 2018 di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu. Siklon tropis Seroja juga merupakan siklon tropis yang paling lama siklus hidupnya dan terpanjang track siklon -nya, yakni dari NTT hingga barat daya Australia," katanya.

Sementara itu, siklon tropis Kirrily, Cempaka, Dahlia, Lili, dan Seroja merupakan yang paling dekat dengan daratan. Selain itu, paling signifikan berdampak pada cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

Lebih lanjut, Miming menuturkan siklon tropis memiliki dampak yang kompleks. Secara langsung dampaknya yakni angin kencang, hujan lebat hingga ektrem, gelombang tinggi, dan gelombang pasang. 

Ada juga dampak tidak langsung yaitu menimbulkan angin kencang di daerah lain, hujan lebat, dan gelombang pasang dengan intensitas lebih kecil. Namun, Miming juga menggarisbawahi tantangan lain yang dihadapi terkait dengan pengurangan risiko dampak siklon tropis yang kerap melanda tanah air. 

"Sebagai bentuk upaya pengurangan resiko penting dilakukan peningkatan pemahaman dan respons yang tepat bagi stakeholder atau masyarakat terhadap informasi tersebut. Selain itu, peningkatan atau perbaikan infrastruktur lingkungan juga penting dalam menghadapi bencana," ucapnya. 

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut