Waspada, Virus Corona Mampu Berkembang Biak dan Bermutasi

Felldy Utama · Senin, 13 April 2020 - 16:45:00 WIB
Waspada, Virus Corona Mampu Berkembang Biak dan Bermutasi
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay).

JAKARTA, iNews.id – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Terlebih virus ini mampu berkembang biak.

“Sifat virus corona ini mampu berkembangbiak dengan cara memecah diri, mereplika diri sendiri, dan seringkali bermutasi. Oleh karena itu, ini sangat rentan apabila orang yang tidak patuh untuk tetap tinggal di rumah terpapar berulang-ulang oleh pembawa virus yang lain,” kata Yuri dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (13/4/2020).

Yuri menuturkan, gambaran banyaknya virus yang masuk ke tubuh akan tercermin dalam keluhan klinis. Semakin virus yang masuk ke dalam tubuh, akan semakin berat gejala fisik yang muncul.

Atas dasar itu, kata dia, seluruh dunia sepakat untuk mengatakan ‘tinggal di rumah’ agar paparan virus tidak semakin hari semakin banyak, yang nantinya akan berimplikasi kepada keluhan fisik. Semakin lama terpapar akan semakin jelek kondisi tubuhnya.

“Kita sudah menyaksikan penyebaran virus Covid-19 sejak beberapa minggu terakhir ini, demikian cepat, demikian banyak. Ini gambaran nyata bahwa memang aktivitas sosial kita belum kita batasi dengan baik,” ucapnya.

Yuri pun kembali meminta seluruh masyarakat menyadari di antara keluarga atau lingkungan tempat tinggal ada kelompok yang rentan yang rentan terinfeksi. Mereka ini merupakan orang-orang yang masih memiliki aktivitas sosial sangat aktif di luar rumah.

Tanpa disadari, mereka akan terpapar banyak sekali virus yang dibawa oleh orang lain dan sangat mungkin orang tersebut tidak menampakkan gejala dan tanpa keluhan.

“Apabila ini kemudian mengenai para lansia, para orang-orang tua yang disertai penyakit-penyakit bawaan sebelumnya seperti hipertensi, diabetes, akan dengan cepat kondisinya menjadi memburuk. Dan inilah yang nanti berkontribusi tinggi terhadap penyebab kematian. Oleh karena itu mari kita lindungi mereka,” ucapnya.

Yuri menuturkan, secara nasional pada Senin pukul 12.00 WIB, terjadi penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 316 kasus terkonfirmasi positif sehingga total menjadi 4.557 orang.

Selain itu terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak 21 orang sehingga total menjadi 380. Kendati demikian, terjadi pula penambahan kasus kematian sebanyak 26 orang sehingga sampai hari ini tercatat 399 meninggal dunia.

Editor : Zen Teguh