Wiranto Sebut Benny Wenda dan OPM Terlibat Kerusuhan di Wamena
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyebut kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, tidak terlepas dari keterlibatan tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) Benny Wenda. Dia menyatakan, Benny Wenda sengaja membuat kerusuhan di Bumi Cendrawasih.
Mantan Panglima ABRI ini mengatakan, kelompok separatis sangat mengharapkan kerusuhan terjadi di Papua untuk memancing perhatian negara-negara lainnya dalam Sidang Umum (SU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).
Dari hasil kajian itu semua, Wiranto mengungkapkan, gerakan yang menuntut Papua merdeka dimotori dua kekuatan. Pertama, dari kekuatan OPM yang sejak dulu ada dan belum habis, walaupun saat ini jumlahnya kecil.
"Tetapi menjelang sidang KTT HAM di Swiss dan di Sidang Umum PBB di New York, mereka berusaha menunjukkan eksistensi bergabung dengan kekuatan Benny Wenda yang bergerak di luar negeri," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).
Wiranto: Benny Wenda, Warga Kehormatan Kota Oxford Terlibat Kerusuhan di Papua
Wiranto juga menyebut sosok Benny Wenda dan OPM berniat ingin merusak nama baik Indonesia di mata dunia dengan memperlihatkan kerusuhan yang tidak ada hentinya di Papua. Namun, upaya yang dilakukan Benny Wenda dan OPM gagal.
"Jadi OPM dan Benny Wenda berusaha membangun suatu kerusuhan dan ekspose ke dunia luar ada kekuatan untuk memerdekakan Papua dan Papua Barat. Konspirasi inilah yang dihadapi kita semua. Syukur alhamdulillah usaha mereka gagal," tuturnya.
Polri Sebut Benny Wenda Sebarkan Hoaks Papua hingga ke Afrika
Sebelumnya, tokoh United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Benny Wenda tak diizinkan mengikuti Sidang Umum (SU) PBB. Benny Wenda dan rombongan bergabung bersama delegasi Vanuatu.
Tokoh Papua Nick Meset, mengatakan, PBB memastikan Benndy Wenda yang bukan merupakan warga negara (WN) Vanuatu tidak bisa mengikuti SU PBB.
"Tidak benar Benny Wenda ikut dalam ruang sidang bersama delegasi Vanuatu karena peraturan yang diterapkan PBB sangat ketat hanya warga negara yang bisa mewakili negaranya dan masuk dalam delegasi di Sidang Umum PBB," katanya saat dihubungi dari Jayapura, Minggu (29/9/2019).
Editor: Djibril Muhammad