Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siapa Dalang di Balik Penyadapan Prabowo dan Apa Motifnya? Ini Kata Istana
Advertisement . Scroll to see content

Yusril Ungkap Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo: Mengarah untuk Melumpuhkan Presiden

Rabu, 04 November 2026 - 18:30:00 WIB
Yusril Ungkap Motif Listyo Sigit Sadap Prabowo: Mengarah untuk Melumpuhkan Presiden
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra dalam konferensi pers di Museum Tsunami Aceh, Rabu (4/11/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANDA ACEH, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkap dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat negara memiliki indikasi mengarah pada tindakan makar. 

Yusril mengatakan, saat ini penyidik tengah mendalami dugaan keinginan untuk melumpuhkan Presiden Prabowo, sehingga tidak mampu menjalankan pemerintahan. Hal itu mulai terungkap dalam pengembangan penyelidikan dan penyidikan oleh pihak kepolisian.

"Ada indikasi ke arah makar ya, tapi mengarah kepada keinginan untuk melumpuhkan, sehingga presiden tidak dapat menjalankan kekuasaan pemerintahan. Itu yang sedang didalami," ucap Yusril dalam konferensi pers di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Rabu (4/11/2026).

Yusril menambahkan, indikasi dugaan makar tersebut masih terus didalami penyidik. Dia menyebut hal itu belum menjadi kesimpulan final dalam penanganan perkara.

"Dari perkembangan penyelidikan dan penyidikan, itu dapat ditarik kesimpulan sementara, belum kesimpulan final, bahwa terdapat tanda-tanda atau indikasi-indikasi yang mengarah kepada tindakan makar, seperti yang disebutkan di dalam Pasal 191, 193 KUHP. Dan sekarang sedang dilakukan pendalaman terus-menerus ya," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut