Canggih, Perusahaan Ini Ciptakan Panel Surya untuk Daya Mobil Listrik

Riyandy Aristyo ยท Jumat, 04 September 2020 - 09:55 WIB
Canggih, Perusahaan Ini Ciptakan Panel Surya untuk Daya Mobil Listrik

Worksport memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber tenaga penggerak mobil bernama TerraVis. (Foto: Worksport)

TORONTO, iNews.id - Hampir semua mobil di seluruh dunia menggunakan bahan bakar bensin sebagai sumber tenaga. Namun di Toronto, Amerika Serikat, ada mobil ini memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber tenaga penggerak.

Dikutip dari Off Grid Energy Independence, Jumat (4/9/2020), perusahaan aksesoris kendaraan, Worksport, menciptakan panel surya yang dipasang sebagai penutup bak kargo pada mobil pikap.

"Ini adalah hari yang luar biasa di tahun yang luar biasa untuk Worksport," kata CEO Worksport, Steven Rossi.

Seperti diketahui, panel surya berfungsi mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik. Daya listrik tersebut kemudian disalurkan di bank baterai.

Listrik tersebut dapat dipakai untuk mengisi daya selama perjalanan. Ini tentu menjadi salah satu solusi bagi pengemudi yang tidak ingin membuang waktu mencari stasiun pengisian daya listrik.

Panel surya bernama TerraVis itu menggunakan monocrystalline yang diklaim dapat memberikan efisiensi daya hingga 22 persen dengan baterai mampu menyimpan tenaga listrik sebesar 2kW. Jika tidak menggunakan panel surya, baterai dapat diisi menggunakan fast charging di rumah selama 15-30 menit.

Selain untuk mobil, tenaga listrik dari solar panel bisa digunakan untuk keperluan kelistrikan lain, misal sumber listrik untuk gerai mini jika mobil ini dipakai sebagai alat usaha.

"Saat peluncuran dilakukan, pelanggan dan investor dapat melihat seberapa banyak pekerjaan yang kami lakukan pada produk tenaga surya berteknologi maju ini. Kami harap ini akan bermanfaat bagi perusahaan," kata Rossi.

Sayang, perusahaan tidak memberikan informasi mengenai harga dari TerraVis. Begitupun dengan pemasarannya apakah sudah tersedia di pasar luar Amerika Serikat atau hanya di dalam negeri.

Editor : Dani Dahwilani