Cegah Kecelakaan, Kendaraan Akan Diwajibkan Pasang Sistem Deteksi Pengemudi Mabuk 

Dani M Dahwilani · Rabu, 21 September 2022 - 11:37:00 WIB
Cegah Kecelakaan, Kendaraan Akan Diwajibkan Pasang Sistem Deteksi Pengemudi Mabuk 
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat (AS) menyerukan agar sistem deteksi gangguan alkohol menjadi perlengkapan standar pada kendaraan baru. (Foto: Dok/iNews.id))

JAKARTA, iNews.id - Banyak kasus kecelakaan, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat (AS) menyerukan agar sistem deteksi gangguan alkohol menjadi perlengkapan standar pada kendaraan baru. Mereka mencatat sepanjang 2020 ada sekitar 11.654 kasus kematian akibat pengemudi mabuk.

“Teknologi dapat mencegah kecelakaan yang memilukan ini – sama seperti teknologi dapat mencegah puluhan ribu kematian akibat gangguan mengemudi dan kecelakaan terkait kecepatan yang kita lihat di AS setiap tahun,” ujar Ketua NTSB Jennifer Homendy dilansir dari Carscoops, Rabu (21/9/2022).

Homendy berpendapat sistem deteksi gangguan alkohol harus diterapkan segera. Secara khusus, mereka mendorong Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) meminta “sistem deteksi gangguan alkohol terintegrasi ke sistem keamanan kendaraan pasif, sistem pemantauan pengemudi canggih atau kombinasi keduanya yang mampu mencegah atau membatasi operasi kendaraan jika terdeteksi pengemudi di bawah alkohol.

Dalam laporan tersebut, NTSB menyebut sistem adaptasi kecepatan cerdas sebagai “teknologi kendaraan yang efektif mengurangi kecepatan” dan “tingkat keparahan kecelakaan dapat dikurangi. Pada 2020, ada 11.258 kematian dalam kecelakaan karena pengemudi ngebut.

Undang-Undang Investasi Infrastruktur dan Pekerjaan saat ini tengah mensyaratkan sistem yang dapat “secara pasif memantau kinerja pengemudi, mengidentifikasi secara akurat apakah pengemudi mengalami gangguan; dan mencegah atau membatasi pengoperasian kendaraan bermotor jika terdeteksi.” Namun, tanggal implementasi dan standar keamanannya saat ini belum ditetapkan.

Editor : Dani M Dahwilani

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda