Ingat, Mengakses Layar Sentuh di Mobil saat Berkendara Sangat Berbahaya

Riyandy Aristyo ยท Senin, 23 Maret 2020 - 13:07 WIB
Ingat, Mengakses Layar Sentuh di Mobil saat Berkendara Sangat Berbahaya

Mengakses layar sentuh di mobil saat berkendara sangat berbahaya. (Foto: Stereoauthority)

JAKARTA, iNews.id - Salah satu faktor kenyamanan pada mobil adalah adanya fitur hiburan berupa head unit layar sentuh. Namun, penggunaan layar sentuh saat mengemudi ternyata sangat berbahaya.

Pakar safery driving dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan, pengemudi lebih peduli dengan Apple CarPlay dan Android Auto daripada minum alkohol.

"Ada penelitian yang menyebut kecelakaan mobil sering terjadi karena pengemudi tengah asyik mengutak-atik layar sentuh saat berkendara ketimbang pengemudi yang mabuk," kata Jusri saat dihubungi iNews.id, Senin (23/3/2020).

Jusri menambahkan, banyak pengemudi yang mengalihkan pandangan ke layar sentuh rata-rata 16 detik. Bahkan, pengemudi bisa mengakses layar sentuh tersebut saat mobil sudah menempuh jarak 500 meter dengan kecepatan 112 km/jam.

"Banyak pengemudi yang mengakses layar sentuh meski berkendara mobil dengan kecepatan tinggi. Ini sangat berbahaya karena fokus pengemudi pasti terganggu," katanya.

Tak hanya itu, menurut Jusri, mengakses layar sentuh saat mengemudi memiliki waktu respons yang buruk sekitar 53-57 persen lebih lambat daripada dalam keadaan siaga. Lebih besar ketimbang mabuk-mabukan, yakni sebesar 12 persen.

"Tingkat respons lambat menyentuh layar sentuh itu lebih besar ketimbang mabuk-mabukan, yakni 12 persen, 35 persen SMS-an dan 46 persen mengangkat panggilan telepon," ujarnya.

"Meski begitu, bukan berarti mengonsumsi alkohol saat mengemudi dibenarkan ya. Sebisa mungkin kurangi menggunakan layar sentuh pada mobil. Lebih baik berhenti saat mengakses fitur ini," ujar Jusri.

Editor : Tuty Ocktaviany