Jokowi Puji Keberanian Perusahaan Indonesia Bangun SPKLU dan Swap Ojek Motor Listrik
"Pertamina memahami kebutuhan para pengendara motor listrik, yaitu kecepatan dan kemudahan, sehingga kami menyediakan Battery Swapping Station. Jadi, langsung Swap and Go. Dengan bisnis model seperti ini, Indonesia juga berpeluang mengembangkan baterai motor listrik standar Indonesia, sehingga ke depan, harga motor listrik dapat lebih terjangkau," katanya.
Setelah membangun enam lokasi charging station, Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial and Trading saat ini telah mengoperasikan 14 unit Battery Swapping Station dengan 212 baterai yang tersebar di tujuh lokasi Green Energy Station (GES) Pertamina. "Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan Battery Swapping Station di Indonesia,” ujarnya.
Kerja sama ini akan dimanfaatkan antara lain sebagai landasan rencana bisnis Electrum. Perusahaan gabungan Gojek dan TBS ini sudah memiliki rencana membangun manufaktur motor listrik, teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai, dan pembiayaan untuk memiliki kendaraan listrik.
Kolaborasi ini akan memanfaatkan masing-masing keahlian dari keempat perusahaan untuk mendorong pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.
Electrum akan bertindak sebagai integrator dan pengembang ekosistem kendaraan listrik, dengan memanfaatkan kehadiran Gojek di Indonesia dan keahlian TBS di sektor energi.
Sementara, Pertamina lewat Pertamina Patra Niaga akan menyediakan stasiun penukaran baterai motor listrik di berbagai SPBU yang tersebar di kawasan Jakarta Selatan. Ini didukung Gogoro sebagai penyedia teknologi penukaran baterai motor listrik, dan Gesits menyediakan motor listrik beserta infrastrukturnya.
Editor: Dani M Dahwilani