Jumlah Kendaraan Makin Banyak, Pasar Suku Cadang Indonesia Terus Tumbuh
JAKARTA, iNews.id - Pasar suku cadang di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap komponen pengganti untuk menjaga kondisi dan usia pakai kendaraan. Kondisi ini turut dipengaruhi oleh jumlah kendaraan yang terus bertambah serta kebutuhan perawatan secara berkala.
Berdasarkan data Electronic Registration and Identification (ERI) Korlantas Polri, jumlah total kendaraan bermotor di Indonesia pada 2026 mencapai sekitar 179,19 juta unit. Ini menjadikan kebutuhan suku cadang kendaraan dari tahun ke tahun terus meningkat.
Di sisi lain, persaingan di sektor suku cadang juga semakin beragam, dengan konsumen memiliki lebih banyak pilihan komponen sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Faktor kualitas, kesesuaian dengan kendaraan, ketersediaan produk, serta harga menjadi sejumlah pertimbangan sebelum konsumen menentukan pilihan.
Perkembangan tersebut menunjukkan pasar suku cadang memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan mobilitas masyarakat. Di tengah pilihan produk yang semakin luas, konsumen tetap perlu memperhatikan spesifikasi dan kualitas komponen agar sesuai dengan kebutuhan kendaraan serta menunjang aspek keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Kondisi ini terlihat dari permintaan terhadap suku cadang alternatif mobil Toyota, T-OPT. Permintaan sparepart dengan harga terjangkau ini terus meningkat.
President Director PT TASTI Anugerah Mandiri, Yudhi Kristianto mengatakan produk T-OPT saat ini telah tersebar di lebih dari 700 toko suku cadang dan bengkel umum di berbagai wilayah Indonesia. Perluasan jaringan distribusi dilakukan seiring dengan respons pasar terhadap produk suku cadang alternatif.
"Masukan dari toko, bengkel, retailer, dan pengguna juga menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan produk berikutnya. Prioritas kami untuk terus mengembangkan jaringan, kemudahan akses, dan menerima masukan untuk mengembangkan penjualan T-OPT di seluruh wilayah,” ujarnya.
Saat ini, terdapat 11 jenis produk T-OPT yang mencakup sejumlah komponen fast moving, seperti kampas rem depan dan belakang, filter kabin, filter bensin, filter udara, wiper blade, dan V-belt.
Lini tersebut kemudian diperluas dengan komponen sistem kopling, antara lain kampas kopling (disc clutch), cover clutch atau matahari, serta release bearing. Produk-produk tersebut ditujukan untuk sejumlah model Toyota yang banyak digunakan di Indonesia, mulai dari Agya, Calya, Avanza, Veloz, Yaris, Vios, Innova, Rush, Fortuner, hingga Hilux dan Rangga.
Division Head for After Sales Business Division (ASBD) PT Toyota-Astra Motor (TAM), Zakki Madawvossi mengatakan pengembangan lini T-OPT akan terus dilakukan, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung.
“Setelah bulan Oktober tahun lalu, kami terus memperluas pilihan suku cadang T-OPT pada komponen yang berkaitan dengan kopling dan ke depannya kami akan terus mengembangkan portofolio produk ini, baik dari sisi kategori suku cadang maupun model kendaraan yang didukung,” ujarnya.
Zakki mengatakan pihaknya juga membuka masukan dari jaringan partshop dan pengguna sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan produk.
Perkembangan lini suku cadang alternatif tersebut menunjukkan pilihan komponen untuk perawatan kendaraan semakin beragam. Bagi konsumen, ketersediaan produk dengan variasi harga dan jenis komponen dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kebutuhan perawatan kendaraan.
Editor: Dani M Dahwilani