Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antisipasi Darurat Perang, TNI AU Uji Coba Pendaratan Pesawat F-16 di Tol Paspro
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat Tak Bisa Terbang karena Suku Cadang? Ini Faktanya!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:35:00 WIB
Pesawat Tak Bisa Terbang karena Suku Cadang? Ini Faktanya!
Ilustrasi pesawat. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pesawat tidak selalu bisa kembali mengudara begitu kerusakan ditemukan dan teknisi menyelesaikan pemeriksaan. Jika komponen yang dibutuhkan belum tersedia, proses perbaikan bisa tertunda. Akibatnya, pesawat harus tetap berada di darat hingga persyaratan teknis untuk kembali beroperasi terpenuhi.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam industri penerbangan, terutama ketika kebutuhan perawatan meningkat sementara pengadaan komponen membutuhkan waktu. Persoalannya bukan sekadar ada atau tidaknya suku cadang, tetapi juga kesesuaian komponen dengan jenis pesawat, ketersediaan stok, serta proses distribusi dan pemeriksaan.

Dalam industri penerbangan, istilah Aircraft-on-Ground (AOG) digunakan untuk situasi ketika pesawat tidak dapat beroperasi akibat persoalan teknis yang memerlukan penanganan. Ketersediaan komponen menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi lamanya pesawat berada di darat.

Laporan US Government Accountability Office (GAO) pada 2024 mengenai industri penerbangan komersial turut mengidentifikasi tantangan rantai pasok yang dihadapi produsen dan pemasok. Kesulitan memenuhi permintaan komponen menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi kemampuan industri dalam memenuhi kebutuhan pesawat.

Kondisi ini membuat maskapai perlu memperhitungkan kebutuhan suku cadang jauh sebelum komponen tersebut diperlukan. Perencanaan perawatan, pengelolaan inventaris, dan distribusi material menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko tertundanya perbaikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut