Mejeng di GIIAS 2026, Ada Dashcam Berteknologi AI Bisa Analisis Gaya Mengemudi
Selain pembaruan AI, BlackVue ELITE 10-2CH tetap membawa spesifikasi unggulan dengan kemampuan merekam video Dual 4K UHD 30 fps. Dashcam ini menggunakan sensor Sony STARVIS 2 yang dipadukan teknologi HDR, 12-Bit Capture, serta Full-Color Night Vision untuk menghasilkan rekaman yang tetap tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan, termasuk saat malam hari.
Perangkat ini juga dilengkapi fitur Fast Boot yang memungkinkan perekaman dimulai sekitar satu detik setelah kendaraan dinyalakan. Sementara Smart Event Recording secara otomatis mendeteksi pengereman keras, benturan, akselerasi mendadak, maupun kendaraan melaju melebihi batas kecepatan, lalu menyimpan rekaman sebelum dan sesudah kejadian.
Untuk pengawasan saat kendaraan diparkir, tersedia Power Saving Parking Mode yang dirancang memiliki konsumsi daya rendah sehingga kamera tetap aktif tanpa membebani aki kendaraan. BlackVue juga menyebut perangkat ini mampu beroperasi secara stabil pada suhu tinggi yang umum terjadi di dalam kabin mobil di negara beriklim tropis.
Melalui koneksi BlackVue Cloud, pengguna dapat mengakses sejumlah fitur seperti Live View, notifikasi secara real-time, komunikasi dua arah, pencadangan otomatis rekaman penting, hingga pelacakan lokasi kendaraan melalui GPS dan Wi-Fi bawaan.
"AI akan menjadi bagian penting dalam perkembangan teknologi dashcam. Melalui AI Copilot di BlackVue Fleeta, kami ingin mengubah cara pengguna memanfaatkan data berkendara," ujar Direktur Pemasaran BlackVue Indonesia, Rudy.