New Normal, Permintaan Suku Cadang Kendaraan Kembali Meningkat

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 04:42 WIB
New Normal, Permintaan Suku Cadang Kendaraan Kembali Meningkat

Penggunaan kendaraan kembali meningkat di masa transisi New Normal, berdampak pada naiknya permintaan suku cadang. (Foto: PT SIM)

JAKARTA, iNews.id – Pandemi Covid-19 sempat membuat lesu industri otomotif nasional. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat aktivitas masyarakat menurun tajam, sehingga kendaraan banyak
terparkir dalam waktu yang lama.

Memasuki masa transisi New Normal, aktivitas ekonomi berangsur pulih dan penggunaan kendaraan kembali meningkat. Ini berdampak pada naiknya permintaan suku cadang kendaraan.

Tren positif ini sejalan dengan data PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang menunjukkan peningkatan penjualan suku cadang dan aksesori resmi SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), dan SGA (Suzuki Genuine Accessories) baik untuk mobil, sepeda motor, maupun Outboard Motor (OBM).

Sparepart Dept Head PT SIM, Christiana Yuwantie mengatakan, penjualan suku cadang mulai meningkat sejak Juni lalu.

“Memasuki masa transisi dan recovery pandemi Covid-19, permintaan konsumen untuk suku cadang udah mulai meningkat dan hampir kembali normal. Dibuktikan dengan total penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen pada Juni 2020 mencapai 92 persen jika dibandingkan dengan periode bulan yang sama 2019, setelah sempat turun selama 3 bulan berturut-turut pada periode Maret-Mei 2020,” ujarnya, dalam keterangan pers yang dilansir Kamis (9/7/2020).

Dia menuturkan, meskipun sempat anjlok total penjualan selama April-Mei 2020 sekitar 32 persen akibat pandemi, namun nilai penjualan suku cadang Juni 2020 sudah mulai mendekati angka penjualan tahun lalu sebesar 91,6 persen. Kontribusi kenaikan nilai penjualan terbesar didapatkan dari penjualan suku cadang sepeda motor sebesar 101,5 persen dan juga penjualan oli sebesar 126,5 persen.

Christiana menyebutkan masa transisi juga membuat total penjualan suku cadang OBM (outboard motor) di bulan Juni pun mencapai angka 64,3 persen setelah sebelumnya menyentuh angka 13,6 persen pada Mei 2020.

"Meskipun penjualan suku cadang OBM di bulan Juni berangsur naik, namun belum terlalu signifikan karena masih sedikitnya turis yang datang untuk wisata ke pulau atau pantai," katanya.

Christiana mengungkapkan Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori. Di mana Juni lalu meraih peningkatan revenue sebesar 135,5 persen untuk sepeda motor dan 102,1 persen segmen mobil jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu pada periode yang sama. Disusul Jawa Tengah untuk segmen mobil dan sepeda motor, Jawa Timur untuk sepeda motor, dan Sumatera untuk mobil.

Permintaan masyarakat akan suku cadang dan aksesori akan terus kami penuhi dan pastikan ketersediaannya. Kami harap masyarakat bisa tetap aman dan nyaman dalam bertransportasi dengan menggunakan suku cadang resmi,” ujarnya.

Editor : Dani Dahwilani