Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak hanya Ganti Oli, Ini Perawatan Harus Diperhatikan Pemilik Kendaraan Motor
Advertisement . Scroll to see content

Suka Ganti atau Campur Oli Beda Merek, Awas Mesin Bisa Lecet

Rabu, 20 Januari 2021 - 15:21:00 WIB
Suka Ganti atau Campur Oli Beda Merek, Awas Mesin Bisa Lecet
Alasan lebih hemat, banyak pemilik kendaraan mengganti oli berbeda merek dan spesifikasi, bahkan mencampurnya. (Foto: Dok/Mobil Lubricants)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Salah satu perawatan rutin pada mobil adalah mengganti oli alias pelumas. Banyak pemilik kendaraan menggunakan oli berbeda-beda baik merek maupun spesifikasi. Bahkan, ada yang dicampur. 

Apakah ini berpotensi terjadi kerusakan mesin? Pemilik bengkel mobil Top Speed Depok, Stanley Junior menjelaskan, pemilik mobil tergiur dengan oli mesin lebih murah, namun tidak sesuai dengan spesifikasi mobil.

"Salah pemahaman sih kalau sering ganti-ganti merek oli hanya karena harganya murah. Apalagi kalau sampai di campur. Efeknya negatif ke mesin," ujarnya, saat dihubungi iNews.id, Rabu (20/1/2021).

Stanley menuturkan anggapan beberapa orang mencampur oli akan jauh lebih hemat. Padahal, kedua oli tersebut punya kandungan kimia berbeda yang tidak diketahui banyak orang.

"Kalau oli dicampur mungkin anggapannya akan lebih hemat. Kedua oli itu kan punya kandungan kimia yang kita tidak tahu spesifikasinya. Reaksi apa yang ditimbulkan kita juga tidak tahu. Zat aditifnya berbeda," katanya.

Menurut Stanley, risiko paling parah jika mencampurkan oli beda merek, yakni bisa membuat mesin macet dan tidak bisa bergerak.

"Hasil reaksi kimia dari pencampuran oli tersebut berpotensi membentuk efek lumpur yang mengakibatkan mesin lecet. Jadi, lebih baik pakai oli mesin yang direkomendasikan buku petunjuk mobil," kata Stanley.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut