Tanda Ban Harus diganti, Selain Lihat Indikator Perhatikan Suaranya di Jalan

Dani M Dahwilani ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 10:50 WIB
Tanda Ban Harus diganti, Selain Lihat Indikator Perhatikan Suaranya di Jalan

Apalagi kendaraan kerap mendapatkan beban tidak sesuai dan selalu melintasi jalan rusak, ini membuat ban bekerja keras. (Foto: Peugeot)

JAKARTA, iNews.id - Ban adalah salah satu komponen penting pada kendaraan. Bagian ini berhubungan langsung antara kendaraan dengan jalan.

Apalagi mobil kerap mendapatkan beban tidak sesuai dan selalu melintasi jalan rusak, ini membuat ban bekerja keras.

Tak heran, jika muncul beberapa kerusakan pada bagian ini yang membuat karet bundar tersebut harus segera diganti. Apabila dipaksakan akan mengurangi kenyamanan dan keamanan di jalan.

Untuk menghidari masalah di jalan, ada beberapa indikasi ban sudah aus atau rusak sehingga harus segera diganti. Apa sajakah itu?

“Perhatikan profil dan kondisi tapak ban. Ini dapat dilihat pada indikator keausan ban (tread wear indicator/TWI). Langkah ini bisa dilihat pada dinding ban kendaraan," ujar Head of Aftersales dari Astra Peugeot, Aidil Swastomo

Dia menuturkan lihat juga periode produksi ban pada permukaan. Umumnya periode minggu dan tahun produksi ban keluar dari pabrik.

Menurutnya, usia produksi ban ideal berada di bawah 2 tahun. Performanya masih prima di luar pemakaian ekstrem. Contohnya, tulisan 4019 pada permukaan ban, artinya ban diproduksi minggu ke-40 pada 2019.

Aidil mengungkapkan cara lainnya adalah dengan mendengar suara dari ban. Ban yang sudah lama atau performanya menurun biasanya menimbulkan suara bising.

Dia menyebutkan tingkat elastisitas karet pada ban semakin lama akan mengeras sehingga menimbukan suara yang lebih bising daripada kondisi normalnya. Kepekaan pendengaran akan menjadi kunci mengetahui permasalahan ini.

"Kembali ke tanda fisik, jika permukaan ketebalan tapak ban sudah di bawah 60 persen sebaiknya diwaspadai dan segera melakukan penggantian. Permukaan profil ban sobek atau tampak benjol juga harus segera diganti," katanya.

Aidil menjelaskan jika bagian dinding ban yang robek kecil masih dapat diperbaiki, selama lebar ukuran kerusakan tidak lebih dari setengah centimeter. Namun kerusakan robek pada tapak ban, sebaiknya segera diganti. Begitu pula jika terjadi benjol pada ban, Kondisi ini biasanya disebabkan kawat bagian dalam ban ada yang putus atau rusak.

Dia menanbahkan Agar lebih pasti, pengecekan kondisi ban kendaraan dapat dilakukan di bengkel resmi. Karena tidak hanya dicek mengenai kelayakan dari ban, kondisi kaki-kaki juga akan di periksa secara menyeluruh apabila perlu juga dilakukan spooring dan balancing pada kondisi kaki-kaki agar bekendara semakin aman dan nyaman.

Editor : Dani Dahwilani