Teknologi Baru, Isi Baterai HP dalam Mobil Bisa di Mana Saja Tanpa Kabel dan Bantalan

Dani M Dahwilani ยท Kamis, 09 Januari 2020 - 13:39 WIB
Teknologi Baru, Isi Baterai HP dalam Mobil Bisa di Mana Saja Tanpa Kabel dan Bantalan

Teknologi baru yang dikembangkan Yank Technologies memungkinkan pengguna mengisi baterai ponsel di mana saja dalam mobil. (Foto: Carscoops)

LAS VEGAS, iNews.id - Sebuah perusahaan bernama Yank Technologies menunjukkan teknologi baru dalam pameran Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas, AS. Mereka menciptakan sistem pengisian baterai nirkabel canggih dalam mobil.

Dilansir dari Carscoops, Kamis (9/1/2020), banyak mobil baru menawarkan bantalan pengisian daya nirkabel Qi, tapi solusi Yank jauh lebih fleksibel. Teknologi ini didasarkan pada susunan antena tiga dimensi dan pengembangan amplifier canggih yang memungkinkan mengisi daya perangkat HP di mana saja dalam mobil. Ini benar-benar nirkabel dan tidak memerlukan kontak fisik antara telepon dan panel pengisi daya.

Karena pengisi daya Yank bersifat nirkabel dan tidak perlu dilengkapi bantalan charge, teknologi Yank dapat memberikan daya ke beberapa perangkat sekaligus. Itu bahkan dapat digunakan untuk memberi daya di berbagai komponen kendaraan built-in, seperti fob kunci dan spion.

Namun, beberapa pihak khawatir gelombang radio yang digunakan dalam sistem pengisian daya dapat menyebabkan kerusakan. Menanggapi itu, Yank mengatakan, sistem pengisian hanya memancarkan 0,06 watt per kilogram radiasi gelombang radio yang diukur oleh Komisi Komunikasi Federal.

Sebagai perbandingan, ponsel yang ditempatkan di telinga seseorang memancarkan antara 1,1 dan 1,5 watt per kilogram. Sistem ini menawarkan daya pengisian 30 watt.

“Ponsel Anda memiliki antena gigahertz, seperti Wi-Fi. Teknologi kami beroperasi di pita frekuensi ISM megahertz rendah,” kata Yank.

Mereka menjelaskan semakin tinggi frekuensinya, semakin tinggi tingkat medan listrik. Pada gilirannya semakin berbahaya karena pola menjadi radiasi.

"Jadi, meskipun kami mentransmisikan lebih banyak daya daripada telepon, dia berada pada gelombang yang jauh lebih panjang, sehingga paparan radiasinya lebih aman," ujar Yank.

Editor : Dani Dahwilani