Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terdakwa Penyebar Meme Kapolri hingga Jokowi Dituntut 1 Tahun 8 Bulan Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Tilang Gunakan Teknologi AI, Kocak Foto Polisi Berubah Jadi Katak

Jumat, 09 Januari 2026 - 14:05:00 WIB
Tilang Gunakan Teknologi AI, Kocak Foto Polisi Berubah Jadi Katak
Polisi meluruskan laporan resmi seorang petugas “berubah menjadi katak” akibat kesalahan teknologi AI. (Foto: Carscoops)
Advertisement . Scroll to see content

Namun dalam praktiknya, algoritma AI harus menafsirkan percakapan, intonasi suara, hingga kebisingan latar belakang saat pemberhentian lalu lintas. Padahal, interaksi singkat di pinggir jalan bisa berdampak panjang bagi pengemudi.

Laporan polisi bukan sekadar arsip. Catatan tersebut dapat memengaruhi proses hukum, klaim asuransi, penangguhan SIM, hingga pemeriksaan latar belakang pekerjaan di masa depan. Artinya, kesalahan AI bukan hanya salah ketik, melainkan informasi keliru yang tercatat dalam dokumen resmi.

Dalam kasus ini, kesalahannya cukup ekstrem hingga mudah dikenali. Namun, bagaimana jika AI keliru menafsirkan nada bicara, salah mencatat siapa yang berbicara, atau merangkum situasi dengan bahasa yang lebih keras dari kenyataan? Kesalahan seperti itu bisa jauh lebih sulit terdeteksi dan berpotensi merugikan.

Sebab itu, para ahli menilai pengawasan manusia tetap mutlak diperlukan. Tidak semua petugas mungkin akan menyunting ulang laporan AI jika isinya terasa “cukup mirip”, meski maknanya bisa berbeda.

Untuk sementara, langkah aman bagi pengendara adalah menggunakan dashcam atau alat perekam lain sebagai pembanding. Selain itu, meminta salinan rekaman dan laporan kamera tubuh melalui Undang-Undang Kebebasan Informasi juga dinilai penting.

Belajar dari kasus ini, katak dalam laporan polisi mungkin mengundang tawa. Namun, ketika menyangkut catatan permanen dengan aparat penegak hukum, kesalahan sekecil apa pun bukanlah hal sepele.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut